Connect with us

Olahraga

Monte Carlo Open 2026: Final Ideal Tercipta, Pelatih dan Pengamat Kondang Deddy Prasetyo Sedikit Unggulkan Alcaraz akan Menang dari Sinner

Diterbitkan

pada

Monte Carlo Open 2026: Final Ideal Tercipta,  Pelatih dan Pengamat Kondang Deddy Prasetyo Sedikit Unggulkan Alcaraz akan Menang dari Sinner

Deddy Prasetyo. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Pelatih dan praktisi tenis kondang, Deddy Prasetyo, sedikit mengunggulkan Carlos Alcaraz (Spanyol) akan memenangi final ideal menghadapi Jannik Sinner (Italia) di turnamen Monte Carlo Open 2026, setelah keduanya sukses memenangi semifinal atas lawan masing-masing di semifinal, Sabtu (11/4/2026), di Monte Carlo, Monako.

Alcaraz yang menempati unggulan utama di semifinal mengandaskan petenis bukan unggulan dan harapan tuan rumah Valentin Vacherot (Monaco) 6-4, 6-4. Sedang Sinner yang menempati unggulan kedua dengan perkasa memperdaya unggulan ketiga Alexander Zverev (Jerman) 6-1,-6-4.

Baca Juga : Delray Beach Open 2023 – Redam Otte di Babak I, Nishioka Catat Delapan Kemenangan Musim Ini dan Idola Baru Jepang

“Kalau main di clay kayaknya Alcaraz sedikit lebih efektif secara taktis, ” kata Deddy. “Alcaraz lebih komplit variasi permainannya, main di Baseline dia solid dengan variasi pukulan Spin dan Speed- nya. Panjang, pendek dan drop shot serta silang pendek, komplit dia punya. Di permainan net pun Alcaraz sedikit lebih unggul dari Sinner,” imbuh Deddy.

Namun demikian bukan berarti tertutup peluang Sinner untuk memenangi final. “Harus kita lihat siapa yang lebih siap secara psychologis besok (daya juang/kegigihan, konsentrasi, kontrol emosi dll), dia yang punya prospek besar untuk menang. Menarik banget final ideal kali ini, Alcaraz yang jago clay jumpa Sinner yang lagi percaya diri sesudah dua gelar berturut-turut di tour Amerika,” sambungnya.

Baca Juga : Mallorca Open 2022: Ukir Gelar Pertama di Lapangan Rumput, Tsitsipas Akhiri ‘Kutukan’

Ditambahkan Deddy, prediksinya bisa saja salah karena tenis level dunia sulit bisa menebak pemenang karena banyak variabel pendukung pemain yang jadi penguat untuk laga final.

Advertisement

“Prediksi saya bisa benar bisa salah, karena di tenis susah menebak kemungkinan menang atau kalah,” ucap pemilik klub tenis DETEC yang cukup banyak melahirkan bintang tenis papan atas nasional. “Tenis punya faktor sangat kompleks, jadi sekali lagi susah bicara pasti siapa yang akan menang,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca
Advertisement