Olahraga

Menpora Dito Prihatin Cedera Gregoria Tunjung, Semoga Mendapat Penanganan Cepat Dokter PBSI

Published

on

Menpora Dito Prihatin Cedera Gregoria Tunjung, Semoga Mendapat Penanganan Cepat Dokter PBSI

Menpora Dito Ariotedjo. (Foto: Bambang)

FAKTUAL-INDONESIA: Menpora Dito Ariotedjo prihatin cedera yang dialami tunggal putri Skuad Merah Putih Gregoria Mariska Tunjung di semifinal BWF Super 750 Denmark Open 2024.

“Saya prihatin cedera yang dialami Gregoria. Saya berharap cederanya tidak parah dan mendapatkan penangan cepat dari tim dokter PBSI,” kata Menpora Dito disela-sela penutupan Menpora Fest 2024, Sabtu (19/10/2024), di Loby Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta.

Ditambahkan Menpora Dito, pihaknya tentu akan terus memantau kondisi cedera pebulutangkis peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024.

“Kita akan monitoring terus perkembangan cedera Gregoria,” ucap Menpora Dito. “Semoga cederanya cepat pulih karena Gregoria adalah tunggal putri andalan dan kebanggaan Indonesia,” jelas Menpora Dito.

Baca Juga : Menpora Dito Ingin Indonesia Sport Industry Summit 2024 jadi Interaksi Pelaku dan Produsen Majukan Ekosistem Industri Olahraga

Dari Perempatfinal

Advertisement

Pelatih tunggal putri Pelatnas,Herli Djaenudin, menuturkan Gregoria sudah merasakan kondisi tidak nyaman ketika tanding di perempat final.

“Iya sebetulnya sakit yang dialami Gregoria sudah sejak kemarin dari babak perempatfinal pada game ketiga,” ungkap Herli. ” Gregoria sudah hampir memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan. Saya sebagai pelatih sudah menyampaikan kalau memang sakit ya sudah jangan dipaksakan. Pertandingan di depan masih banyak menanti, tetapi Gregoria tetap mau mencoba untuk melanjutkan pertandingan,” lanjutnya.

Menurut Herli, kondisi Gregoria memang sedang tidak baik-baik saja. Berawal dari paha dan sudah mencapai bagian pinggangnya.

“Terlihat dalam permainan tadi ketika bermain di sisi lapangan sebelah kiri, dia tidak nyaman sama sekali, ” kata Herli. “Dan memang dia tidak bisa membungkuk atau menekuk bagian kaki dan pinggangnya. Ketika di game kedua saya sudah memperingatkan kembali kalau memang sudah tidak sanggup lebih baik retired saja. Ini demi kebaikan Gregoria juga, tapi memang semangat juang Gregoria terlalu tinggi di turnamen ini. Dan ya akhirnya mungkin sakit yang dialami kian buruk, dan pertandingan pun tidak bisa dilanjutkan,” lanjutnya.

Baca Juga : Saat Injury Time Masa Jabatan Menpora Dito Ariotedjo, BAKI Naik Kelas, BAORI Dilikuidasi

Sebelumnya, tutur Herli, Gregoria sudah ditangani oleh tim fisioterapi PBSI dan dicek terus hingga pagi tadi. “Saat latihan pemanasan, meskipun sudah diberikan terapi gerakan khusus berlatih oleh pelatih fisik PBSI, namun tetaplah perlu waktu untuk memperbaiki seluruh keadaan Gregoria,”‘ tambahnya.

Advertisement

Herli berharap Gregoria bisa melalui cedera yang dialami ini. “Ya saya berharap semoga Gregoria bisa melalui ini,” ucap Herli. “Semoga bisa segera pulih kembali, karena bagi kami semua, kesehatan Gregoria dan semua atlet adalah prioritas,” jelasnya. ****

Exit mobile version