Connect with us

Olahraga

Laga Eksebisi di SCBD, Vincent Majid Bertekad Menang KO atas Michael ‘Speed’ Sigarlaki di Baku Hantam Championship

Diterbitkan

pada

Vincent Majid (kanan belakang) bersama pelatih yang menggemblengnya. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Petarung MMA ‘serba bisa’, Vincent Majid (32), sesumbar mencatat kemenangan KO saat duel melawan Michael ‘Speed’ Sigarlaki pada partai eksebisi kelas berat di ajang Baku Hantam Championship 2022, Sabtu (29/10/2022), di Bengkel Space SCBD, Jakarta.

“Saya akan berusaha untuk dapat mencatat kemenangan KO, meski saya tahu lawan yang akan saya hadapi cukup tangguh karena memiliki kecepatan. Tapi dengan persiapan yang fokus bersama tim, saya optimis bisa mencatat kemenangan KO seperti yang saya inginkan tersebut,” kata Vincent disela-sela latihan, Senin (10/10/2022).

Tak tanggung-tanggung menghadapi laga melawan Sigarlaki ini Vincent menempa latihan keras dan digembleng di Sasana Tiger Shark MMA dan Level Gym Indonesia. “Mematangkan tehnik dan menambah kekuatan pukulan serta daya banting, saya menjalani latihan di dua sasana, yakni Tiger Shark MMA dan Level Gym Indonesia di bawah bimbingan pelatih Zuli Zilawanto. Hal ini membuat saya bertambah yakin untuk bisa menang KO atas Sigarlaki di laga nanti,” sambung Vincent yang belum lama menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prestasi luar biasa dengan mampu menjadi juara pada 12 beladiri yang ditekuninya.

Vincent sejauh ini membubuhkan rekor 12 kali menang dan hanya sekali kalah di arena MMA. Ia terakhir mencatat kemenangan angka mutlak atas Oloan Silalahi di ajang Canggu Fight Night pada Sabtu (8/10/2022).

“Alhamdulillah, senang dan bangga rasanya menerima penghargaan dari MURI,” ucap Vincent. “Sedikitnya penghargaan dari MURI itu kini membakar kembali semangat saya untuk berlatih lebih keras untuk menghadirkan prestasi demi prestasi lagi untuk membanggakan orang tua, keluarga serta negara Indonesia yang kita cintai ini. Terima kasih kepada ALLAH SWT, istri, anak, kedua ortu, keluarga, pelatih yang selalu memberikan support,” lanjut Vincent.

Advertisement

Vincent Majid dengan sabuk juara yang berhasil disabetnya. (ist)

Vincent menekuni 12 beladiri hingga berhasil membubuhkan diri menjadi juara di seluruh beladiri yang ditekuninya tersebut. Ada pun 12 beladiri yang ditekuni, yakni: judo , karate , combat sambo , sport sambo , wushu sanda , kick boxing , ju-jitsu , submission grappling , MMA , kung fu toa , muaythai dan pencak dor.

Namun demikian, Vincent mengaku masih punya satu obsesi yang ingin dia capai. “Saya sudah pernah merebut medali emas PON 2012 Riau. Tapi saya masih pengen banget merebut medali emas di PON XXIV Sumut-Aceh. Di PON XXIV saya akan bertanding di cabang Combat2Sambo dan memperkuat Aceh. Saya pengen sekali meraih medali emas di PON XXIV nanti,” aku Vincent.

Sang ayah, Yahya Majid, di tempat terpisah menuturkan keberhasilan yang diraih putra sulungnya barusan di ajang Canggu Fight Night dan rencana duel di ajang Baku Hantam Championship tak terlepas karena dukungan penuh dari keluarga.

“Saya bersama ibunya tak pernah jauh karena selalu berada di belakang untuk mendukung Vincent kala berlatih dan bertarung,” kata Yahya Majid. “Semoga Vincent tetap termotivasi untuk terus meraih prestasi, dan kemudian menurunkan ilmu beladirinya kepada atlet-atlet muda Indonesia agar juga berhasil menjadi juara untuk kebanggaan Indonesia di masa mendatang,” pungkas sang ayah. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement