Connect with us

Olahraga

Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025: Tinggal Mision Impossible IM Yoseph Theolifus Taher dan MN Shafira Devi Herfesa Raih Tiket Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Diterbitkan

pada

Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025: Tinggal  Mision Impossible  IM Yoseph Theolifus Taher dan MN Shafira Devi Herfesa Raih Tiket Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

IM Yoseph Theolifus Taher. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Kejuaraan Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 yang berlangsung di Holiday Inn, Ulaanbatar, Mongolia, yang menjadi kualifikasi ke Piala Dunia Catur 2025 menyisakan dua babak lagi dari 9 babak yang dijadwalkan. Dari enam pecatur Indonesia (empat putra dan dua putri) yang diterjunkan PB Percasi, praktis kini tinggal Mision Impossible ada pada IM Yoseph Theolifus Taher (terkuat) dan tipis ada pada MN Shafira Devi Herfesa merebut tiket lolos ke Piala Dunia Catur 2025 yang akan berlangsung di India.

Yoseph berhasil menjaga peluang setelah memenangkan ‘perang saudara’ atas IM Nayaka Budhidharma pada babak ke-7, Selasa (29/4/2025).

Yoseph yang memegang buah putih memastikan kemenangan di langkah ke-37 dalam laga yang memainkan pembukaan Queen’s Pawn Opening Levitsky Attack. Kemenangan ini membuat Yoseph mengoleksi 5 poin (empat kali menang, dua kali remis dan satu kali kalah), dan menempati urutan ketujuh pada klasemen sementara di kategori Open.

Baca Juga : Presiden Asian Zone 3.3 GM Utut Adianto Buka Asian Chess Championship 2025 Babak Kualifikasi Piala Dunia

Sedangkan tiga pecatur pemuncak klasemen sementara hanya mendapat tambahan 0,5 poin setelah bermain remis di babak ke-7.

Pimpinan klasemen GM Tin Jingyao (Singapura) bermain imbang lawan urutan kedua IM Khuong Duy Dau (Vietnam). Kemudian wakil tuan rumah yang berada di urutan ketiga IM Uurtsaikh Agibileg ditahan remis IM Paulo Bersamina (Filipina).

Advertisement

Posisi tiga teratas setelah babak ke-7, GM Tin Jingyao 6 poin, IM Khuong Duy Dau 5,5 poin dan IM Uurtsaikh Agibileg 5,5 poin. Hanya terpaut 0,5-1 poin dengan Yoseph.

Untuk bisa merebut satu dari dua tiket lolos ke Piala Dunia Catur yang tersedia di kategori Open, Yoseph harus memenangkan dua laga tersisa di babak ke-8 dan babak ke-9. Kalau sampai remis apalagi kalah, otomatis peluangnya sirna.

Sementara tiga pecatur Indonesia lainnya yang bertanding di kategori Open yakni FM Satria Duta Cahaya yang menempati urutan ke-13 dengan 4,5 poin, IM Nayaka Budhidharma di urutan ke-16 dengan 4 poin dan GM Novendra Priasmoro di urutan ke-19 dengan 4 poin dipastikan tak lagi memiliki peluang untuk merebut tiket lolos ke Piala Dunia Catur 2025.

Baca Juga : World Youth Chess Championship 2024: Ditahan Remis Pecatur Kanada di Babak 11, IM Aditya Bagus Arfan Harus Puas Finis Top 20

Laysa Menang, Shafira Remis

Dua pecatur putri Indonesia yang turun di kategori Putri yakni Master Nasional (MN) Shafira Devi Herfesa dan WIM Laysa Latifah juga semakin tergerus peluangnya untuk lolos ke Piala Dunia Catur 2025.

Advertisement

Shafira yang sampai babak ke-6 masih memiliki kans lolos gagal mendulang poin penuh di babak ke-7 setelah ditahan remis WIM Bayarjargal Bayarmaa (Mongolia) 2091. Sehingga kini ia mengemas 5 poin dan berada di urutan kelima. Terpaut 1,5 poin dari pecatur Mongolia WCM Khishigbaatar Bayasgalan yang memimpin sendirian di kategori Putri dengan 6,5 poin.

Sama dengan Shafira, WIM Laysa Latifah juga baru mengemas 5 poin dan menempati urutan ke-9 pada klasemen sementara. Laysa berhasil menambah poin setelah mengalahkan WFM Erdenebayar Khuslen 2157 (Mongolia).

Baca Juga : World Youth Chess Championship 2024: Tahan Remis Pecatur Rusia IM Erdem Khubukshanov, IM Aditya Bagas Arfan Naik Dua Peringkat

Besok, Rabu (29/4/2025) kembali dimainkan babak ke-8. Sesuai hasil undian, berikut lawan-lawan yang akan dihadapi para pecatur Indonesia:

FM Khishigbat Ulziikhishig 2196 (Mongolia) vs IM Yoseph Theolifus Taher

FM Satria Duta Cahaya vs FM Naranbold Sodbilegt 2177 (Mongolia)

Advertisement

IM Nayaka Budhidharma vs GM Novendra Priasmoro

WFM Amgalan Enkh Enkhrii 2142 (Mongolia) vs WIM Laysa Latifah

Shafira Devi Herfesa vs WCM Bayarsaikhan Khulan 1871 (Mongolia). ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement