Olahraga
Jateng Mixed Juara Liga Bridge Mixed Team Online Kalahkan Singapura di Final

Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL-INDONESIA: Selama ini mixed team hanya dianggap nomor sampingan dalam kejuaraan bridge di Indonesia.
Namun semenjak World Bridge Federation membuat pertandingan tersendiri untuk nomor ini menambahkan nomor yang sudah ada Bermuda Bowl untuk open team, Venice Cup untuk woman team dan d’Orsi Trophy untuk senior team maka Indonesia mulai mempersiapkan nomor ini secara serius apalagi sejak dipertandingkan di Asian Games 2018.
Hasilnya cukup menggembirakan terutama hasil terakhir yang dicapai Mixed Team Indonesia di Zone 6 Trial Desember 2021 dimana mereka berhasil keluar sebagai juara. Sebelumnya tahun 2019 di Wuhan Indonesia lolos 8 besar pada Kejuaraan Dunia Mixed Team memperebutkan The Wuhan Cup. Dari sini terlihat potensi pemain Indonesia di nomor ini cukup baik.
Sayangnya saat ini belum banyak terlihat pasangan-pasangan yang mengkhususkan diri untuk bermain di nomor mixed. Selain itu pertandingan khusus nomor ini juga sangat jarang.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, penulis berinisiatif untuk menggelar Liga Bridge Mixed Online di platform BBO. Dipilihnya BBO karena selain mudah digunakan, pemain kita juga sudah akrab menggunakannya.
Pertandingan akan dimulai 15 Juli 2022 dan berlangsung sampai awal Agustus 2022.
PEMBAGIAN POOL
A1. Raewaya Mixed Sulut
A2. Philippine
A3. Berau Mixed Team
A4. Kabupaten Bogor
A5. Buton Mix Sulawesi Tenggara
A6. Bridge Pocket
A7. 1 over 1 Jakarta
A8. GKBC Gunung Kidul
A9. Teratai Mix Jogjakarta
A10. Jateng Mixed
A11. BBC Malang Mixed Team
A12. Team 10.11 Jatim
Pool B
B1. Sumsel Mixed (mengundurkan diri)
B2. Singapore
B3. KEPRI Mixed
B4. Ganesha Mixed
B5. Bombana Mixed Sulawesi Tenggara
B6. Gorontalo Mixed
B7. Polimdo Mixed
B8. BBC Gunung Kidul
B9. GO Green Mixed
B10. Lingga Sultanate
B11. Guyub 57
B12. Choirs.
Setelah menyelesaikan babak penyisihan keluar sebagai juara Pool A Jateng Mixed disusul Philippina dan Teratai Mix Jogjakarta.
Di Pool B juaranya Singapura disusul Guyub57 kemudian GO Green Mixed.
Sesuai peraturan juara 1 tidak bermain di babak pertama. Jadi yang akan berhadapan di babak KO pertama adalah Philippina melawan Go Green Mixed dan Guyup57 berhadapan dengan Teratai Mix Jogjakarta.
Hasilnya Guyub57 mengalahkan Teratai Mix Jogjakarta 74-67 imp dan Philippina melibas Go Green Mixed 111-74 imp.
Selanjutnya Singapura sebagai juara dengan point tertinggi di babak penyisihan mendapat keistimewaan untuk memilih bracket sebagai calon lawannya di semi final. Singapura memilih bracket Guyup57 berhadapan dengan Teratai Mix Jogjakarta.
Dengan demikian di semi final Singapura berhadapan dengan Guyub57 sedangkan Jateng Mixed bertemu Philippina.
Setelah memainkan 2 segmen @16 board seperti babak KO sebelumnya , Singapura menang dari Guyub57 86-38,3 imp karena sebelumnya Guyub57 mendapat carry over 2.3 imp karena di babak penyisihan menang dari Singapura,
Jateng Mixed mengalahkan Philippina dengsn skor 76-55 imp sehingga mereka akan berhadapan di final melawan Singapura.
Di babak final, Jateng Mixed yang diperkuat Della Ayu Nobira, Desy Noervita Rahayu, Florencia E, Budi Susanto, Soegeng Triworo dan Sonny Suryanto berhasil mengalahkan tim Singapura yang diperkuat Ze Ying Lam, Seet Choon Cheng, Theo Zhen Huai, Tan Sock Ngin, Khor Jia Min, CC Loo, Gideon Tan dan Luo Cheng dengan skor 136-110 imp setelah memainkan 3 segmen @16 board.
Dengan hasil ini Jateng Mixed bersama Semarang Senior berhasil meraih medali emas dua kejuaraan Liga Bridge Online Mixed dan Senior. Hasil ini tidak lepas dari latihan Djarum Bridge Club selama enam hari setiap minggu melalui BBO sejak pandemic covid-19.
Pada perebutan tempat ketiga Philippina yang diperkuat Ann de Guzman, Suena Manalang, Gema Tan, Romy Virola, Phill Manalang dan Gerry Alquiros berhasil meraih medali perunggu setelah mengalahkan Guyub57 yang diperkuat Winda Purba, Nur Afi, Febria Ramana, Satrija BW, Kukuh Indrayana dan Sugiharto dengan skor 126-92 imp.
Dari pengalaman menyelenggarakan dua Liga Bridge Online, penulis merasa sebagai sarana untuk berlatih BBO sudah tepat. Hanya saja kita harus bisa mengatasi ketika ada kecurigaan bahwa ada pemain yang bermain curang. Hal ini bisa dilakukan ketika kita secara fair bisa menilai apakah ada permainan curang atau hanya kebetulan. Kalau ada kita coba nasehati secara baik agar kebiasaan itu dihilangkan karena akan merusak nilai-nilai olahraga. T
Terima kasih kepada semua peserta yang akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Terima kasih secara khusus untuk wasit nasional Ir. John Tumewu yang telah membantu sehingga event ini bisa berjalan dengan lancer.
Hasil lengkap dan informasi tentang event ini bisa dilihat di aplikasi Bridge Pocket yang bisa di download gratis melalui geoogle play. ***










