Connect with us

Olahraga

Catatan Bridge: Response2C Over One Major Opening

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Oleh : Bert Toar Polii

FAKTUAL-INDONESIA: Terhadap pembukaan one major saat ini sedang menarik perhatian adalah jawaban artificial 2C. Umumnya memakai jawaban 2C sebagai natural 4+ kartu club atau balanced dan forcing to game.

Ide ini dasarnya agar bid 2 over one sesudah pembukaan 1 major menunjukan 5+ kartu di warna yang di bid. Dengan demikian jika anda hanya pegang Jxxxx dan distribusi balanced maka 2C menjadi pilihan bid.

Sayangnya walaupun penawaran menjadi lebih akurat tetapi harus menambahkan tawaran artificial untuk melengkapi dan ini banyak pemain yang kurang suka.

Pemain bridge umumnya terdiri dari dua tipe pemain dalam memahami sistim yang akan digunakan. Ada pemain yang senang bidding yang simple dan condong ke arah natural mereka dinamakan traditionalists dan ada pemain yang senang bidding yang berbelit-belit untuk mencapai kontrak terbaik. Pemain seperti ini disebut golongan scientific.

Advertisement

Beberapa tahun yang lalu pernah dibuat pertandingan antara traditionalists  melawan scientific. Ada 3 kali pertandingan dimana terakhir tahun 1992 antara London 1992: Scientists (Hamman-Wolff, Meckstroth-Rodwel mengalahkan  Traditionalists (Chagas-M. Branco, Forrester-Robson) dengan  70 IMPs sesudah 128 borad dan memenangkan hadiah  $50,000. Buat yang tradisionalist hanya diperkenankan main sistim standart weak NT dan tanpa konvensi kecuali Blackwood. Tanpa konvensi itu ternasuk Stayman sekalipun sedangkan scientific boleh main apa saja konvensi yang diinginkan.

Mari kita lihat problem penawaran ketika responder memberikan fit warna pertama atau kedua opener dan slam interest.

Versi Djarum Bridge Club Syatem oleh M Bambang Hartono tahun 2014

1H       2C                               1S        2C

2D       Natural                        Sama

Advertisement

2H       6 kartu H                     Natural 4 kartu

2S        Natural 4 kartu            6 kartu S

2NT     Balanced 12-17           Sama

3C       Natural 4 kartu            Sama

Sampai disini sepertinya tidak ada masalah. Problem yang muncul adalah bagaimana bid selanjutnya. Pada tulisan ini penulis hanya akan membahas tentang ketika responder ada fit warna pertama opener dan slam interest.

Advertisement

1H       2C                               1S        2C

2D       2H                               2D     2S

Pada sekuense ini dibuat rule 9 kartu dimana jawaban mengikuti step dan melewati ketika warna yang dibid adalah warna opener.

Rule 9 kartu itu ada 3 step 5422 atau tidak ada pendek kemudian pendek warna (SPL) paling rendah disusul pendek warna paling tinggi.

2S        Tidak ada pendek 2NT           Sama

Advertisement

3C       SPL C               3C     Sama

3D       5/5 H+D                        3D     Sama tapi S+D

3H    6H +4D                3H   SPL H

3S        SPL S                3S      SPL S

Sampai disini terlihat bagus sekali. Problem muncul ketika fit warna kedua D karena levelnya sudah lebih tinggi. Djarum Bridge Club kemudian menyederhanakan kalau fit warna kedua cukup berlaku rule 9 sehingga distribusi 5/5 atau 6/4 tidak bisa ketahuan. Cukup bagus jalan keluar yang ditempuh.

Advertisement

Namun ada juga yang tradisionalist yang mau mengalah untuk menggunakan metode ini tapi mengatasinya secara berbeda.

Pemain tersebut cukup membuat aturan, setelah fit di warna major opener bid pendek tapi kalau fit di warna minor cue-bid. Ini jalan keluar yang sederhana tapi jelas kurang akurat.

Penulis yang cukup berpengalaman menggunakan sistim yang kompleks dimulai tahun 80an menggunakan sistim Medium Club Relay atau lebih dikenal dengan MCR karangan Alm. Alex Fransz memberikan nasehat, apapun aliran yang kita pilih bukan masalah, Satu hal yang paling penting adalah partner menyetujuinya.

Karena semakin rumit sistim yang digunakan akan semakin mungkin untuk ada pemain yang lupa.

Penulis punya banyak pengalaman yang menarik tentang ini. Namun dua  kejadian yang sulit terlupakan adalah pertama saat berpasangan dengan Alm. Munawar Sawiruddin. Ia buka 2NT dan saya dengan tenang bid 3NT dan sesudah tray didorong baru sadar 3NT ikut konvensional. Menurut sistim yang kita gunakan kalau hanya mau main 3NT maka harus bid 3S dimana partner wajib bid 3NT dan kita dengan senang hati pass. Mujur tidak terjadi kecelakaan di papan ini karena Munawar juga lupa dan ia pass 3NT.

Advertisement

Kejadian berikut bermain dengan Alm. Memed Hendrawan dimana ia buka 2D artificial 3 suiter SPl D atau (34)15) selanjutnya saya tahu sudah terjadi salah pengertian dan berharap ada kemungkinan untuk pass pada saat bidding tertentu. Mujur Kembali terjadi Memed sesuai step harus bid 4NT dan saya tinggal. Ia bermain bagus dan kontrak bikin. ***

  • Bert Toar Polii – pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.

Lanjutkan Membaca
Advertisement