Olahraga
48th Asian School Football U-18: Wamenpora Taufik Hidayat Harap Indonesia Juara, PSSI Harusnya Ada Di Sini

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat (kedua dari kiri) didampingi Deputi IV Kemenpora Surono (kiri), Ketua Panitia ASFC 2024 Luhur Dewantoro dan Asdep Pembibitan dan IPTEK Kemenpora Aziz Ariyanto (kanan) pada acara jumpa pers Kejuaraan Asian School Football U 18 di Media Centre Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (30/10/2024). (Gungdewan)
FAKTUAL INDONESIA: Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat bukan saja mendukung Indonesia sebagai tuan rumah 48th Asian School Football U-18 Championship (ASFC) 2024 menggantikan Qatar yang mengundurkan diri.
Bahkan Wamenpora yang berpredikat sebagai Olympian peraih medali emas Olimpiade 2004 di Athena, Yunani itu, berharap Indonesia yang menurunkan dua tim bisa meraih juara pada perhelatan yang akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, 1-9 November 2024 mendatang.
Saking seriusnya dukungan dan harapan Taufik terhadap sukses penyelenggaraan dan prestasi Indonesia sebagai tuan rumah dia sampai sempat mempertanyakan ketidak hadiran wakil dari Pengurus Pusat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PP PSSI) pada acara jumpa pers kejuaraan itu di Media Centre Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Baca Juga : Menpora Dito Ariotedjo dan Wamenpora Taufik Hidayat Siap Saling Isi Pacu Prestasi Olahraga dan Pemuda Indonesia
Indonesia dengan dua tim pasukan, Tim Merah dan Putih, alan bersaing dengan China, Malaysia, dan Thailand.
“Saya harap Indonesia bukan hanya sukses menjadi tuan rumah namun juga bisa menjadi juara. Semoga Indonesia bisa tampil maksimal sebagai penyelenggara dan sukses meraih prestasi,” kata Taufik yang mengenakan kemeja putih lengan panjang digulung itu.
Menurut Taufik, event antar pelajar atau junior U – 18 se-Asia ini akan menjadi cikal bakal pemain nasional nantinya. Karena itu dia berharap para pelajar U-18 yang mengikuti kejuaraan ini terus mendapat perhatian karena nantinya menjadi pemain Timnas Indonesia.
“Ini kan atlet-atlet masa depan yang akan bergabung di senior. Mereka jenjang masa depan untuk atlet nasional,” ujar Taufik.
Sementara itu Deputi IV Kemenpora Surono yang mendampingi Taufik Hidayat mengemukakan,
Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah September lalu menggantikan Qatar yang mundur.
Waktu yang sempit menjadikan pihak panitia langsung menyiapkan para pemain yang sudah ditempa dalam pemusatan latihan pemain di Cibubur, terus dimatangkan persiapanya agar tampil meraih terbaik.
Baca Juga : HSP 2024, Menpora Dito Ariotedjo: Di Dalam Negeri Perkuat Kolaborasi, Di Luar Negeri Siap Berkompetisi
“Memang persiapan pendek, namun kami optimis bisa sesuai harapan,” kata Surono dengan penuh semangat.
Surono menjelaskan, 20 pemain Indonesia di Asian School Football U-18 bermaterikan pemain dari PPLP, SKO, dan juga klub EPA Liga 1. Mereka, kata Surono, sudah menjalani Pelatnas di Solo, Jawa Tengah.
Disebutkan, para pemain itu merupakan atlet-atlet terbaik yang dikumpulkan dan diseleksi dari hasil Kerjunas antarPPLP dan Kalimantan Timur.
“Kerangka dari kejuaraan Kalimantan itu lah menjadi kerangka tim, kemudian kami konsultasikan dengan PSSI. Dari federasi lalu menambah kekurangan dari lini yang ada, kemudian digabung jadi satu dan kini mereka Pelatnas di Solo, serta siap melakukan pertandingan,” tuturnya.
Surono, menuturkan panitia 48th Asian School Football U-18 Championship sudah melakukan koordinasi dengan PSSI. Ini tercermin pemain yang masuk Timnas pelajar datang dari binaan PSSI yang dikolaborrasi dengan pemain pilihan dari hasil Kejurnas PPLP dan SKO.
“Kami optimis dengan materi pemain yang dijaring dari PPLP, SKO dan binaan PSSI hasilnya cukup memberikan harapan. Bahkan tidak menutup kemungkinan kita akan tampil sebagai juara,” tegas Surono.
Pada kesempatan yang sama Asdep Pembibitan dan IPTEK Kemenpora, Aziz Ariyanto mengatakan, para pemain yang terjaring masuk Timnas Asian School Football U-18 Championship sudah melakukan latihan nasional di Solo.
Baca Juga : LPDUK dan Perbasi Sepakat Kembangkan Industri Basket 3×3
Timnas ditangani pelatih, Andri RaMawi Putra, dan Andreas Tri Widagdo. Adapun pemain Timnas yang akan diturunkan diantaranya, Hasby Firjatullah, Risnnada Fausta, Christian deo Putra, Merah Antolin, Raul Leandro, Fairus Farhan, Novariansyah, Jofan Ahmad, Tio Agil, dan Farel Vely
Sedangkan Ketua Panitia ASFC 2024 Luhur Dewantoro mengatakan selain berkompetisi kejuaraan ini, juga akan menjalin persahabatan sesama pelajar di Asia. Setelah final ada city your ke keraton dan Sangiran lalu ada hiburan.
Mencari Wakil PSSI
Pada awal acara jumpa pers yang diikuti puluhan wartawan media online, televisi dan cetak itu Wamenpora Taufik Hidayat sempat mencari dan mempertanyakan kehadiran perwakilan dari PSSI.
“Ini ada dari PSSI enggak ya? Enggak ada ya?” kata Taufik. “PSSI ini kan pengurusnya banyak, seharusnya ada di sini karena berkaitan dengan kelompok umur, dan ini atlet-atlet masa depan yang nantinya bergabung di tim senior,” ucapnya.
Taufik kemudian mengingatkan, Indonesia jangan sekadar menjadi tuan rumah. “Indonesia tidak boleh sekedar menjadi tuan rumah tapi Timnas Indonesia harus meraih prestasi optimal dari kejuaraan yang diikuti lima peserta dari empat negara tersebut,” ujarnya.
Mewakili Menpora, Taufik menyatakan dukungan penuh rencana penyelenggaraan kejuaraan itu.
Baca Juga : Tinjau CYESC, Menpora Dito: Semua Cabang Olahraga Prioritas untuk Olimpiade Memiliki Fasilitas Latihan Standar Dunia
“Yang pasti Pak Menteri kita, saya, selalu mendukung kegiatan olahraga yang positif. Apalagi ada jenjangnya,” dia menambahkan.
Diregaskan Taufik, Timnas Indonesia tidak sekadar tampil menjadi peserta tapi juga berusaha mencetak prestasi tertinggi.
“Kami selalu melihat jangan sampai jadi ajang ikut serta saja dan ini harus jadi ajang prestasi. Apalagi Pak Presiden kita sangat concern untuk pengembangan olahraga Indonesia ini. Sekali lagi selamat untuk acaranya. Insyaallah saya datang untuk acaranya.” ***














