Nusantara
Catat Ya! Mulai 1 Juli Hingga 23 Desember, TSTJ Solo Bakal Ditutup Sementara

Kebun binatang TSTJ Solo bakal ditutup mulai 1 Juli. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Catat ya! Mulai tanggal 1 Juli mendatang, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah akan ditutup. Penutupan kebun binatang kebanggan Kota Solo itu akan dilakukan selama enam bulan hingga Desember mendatang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melakukan revitalisasi menjadi kebun binatang modern. Revitaliasi dilakukan dengan menggandeng Taman Safari Indonesia.
“Hari ini rapat dengan wali kota dan sekda, bagian perekonomian, bagian hukum dan lan-lain untuk membahas revitalisasi Jurug, lahan parkir dan percepaan revitalisasi,” jelas Direktur Utama TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo, kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (10/5/2022).
Selain itu juga membahas penghitungan selama tutup, proyeksi selama penutupan, setelah dibuka, bisnis dan pemasaran. Juga terkait percepatan revitalisasi yang dilakukan dengan Taman Safari Indonesia.
“Pembahasan Detail Engineering Design (DED) agar jadwal penutupan tanggal 1 Juli hingga 23 Desember dibuka, bisa teralisasi,” jelasnya lagi.
Terkait DED, Bimo mengaku belum bisa menjelaskan secara detail karena saat ini masih dalam tahap finalisasi DED oleh Taman Safari Indonesia.
Tetapi pihaknya memastikan untuk TSTJ ke depan tetap berfungsi sebagai konservasi, edukasi dan rekreasi. Untuk tiket mssuk ditetapkan sama seperti saat ini yakni Rp25.000 per orang.
“Untuk satwa, nanti akan ada penambahan bisa lewat hibah, tukar menukar atau breeding,” katanya.
Saat ini jumlah satwa yang dimiliki TSTJ sebanyak 420 ekor dengan 80 spesies. Untuk biaya operasional selama penutupan tetap ditanggung oleh TSTJ.
Dalam satu bulan pihaknya membutuhkan sekitar Rp330 juta untuk biaya operasional, seperti pakan ternak dan membayar pegawai. Selain diambilkan dari dana TSTJ sendiri, pihaknya juga akan mengupayakan melalui CSR. Karena untuk biaya operasional tidak bisa diambilkan dari APBD.
“Selama penutupan, warga masih bisa menikmati wahana kolam keceh maupun panggung hiburan tapi tidak bisa masuk ke kebun binatangnya,” pungkasnya. ***














