Connect with us

Nusantara

Puluhan Rumah Di Bangkalan Rusak Terimbas Pemusnahan Petasan

Diterbitkan

pada

Suasana saat barang bukti petasan itu diledakkan. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Puluhan rumah warga Dusun Bajik Kelurahan Bancaran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, mengalami kerusakan akibat terkena imbas pemusnahan barang bukti berupa 24 ribu petasan oleh Polres Kodim Bangkalan.

Jajaran Polres memastikan siap bertanggungjawab dan akan mengganti semua kerugian yang ditanggung warga. “Kami sudah mendata, ada 31 rumah yang mengalami kerugian dan kami akan bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan oleh pemusnahan petasan,” ujar Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino, Minggu (17/4/2022).

Salah satu warga setempat, Rusmiyeh misalnya menyebut kaca rumahnya pecah berantakan, plafon rumah runtuh akibat genting yang jatuh dari atap.

Kerusakan serupa juga dialami puluhan warga di dusun yang sama. Apalagi jarak antara permukiman dengan lapangan tembak itu hanya sekitar ratusan meter saja.

Dari hasil pengecekan, kerusakan yang dialami warga mayoritas dalam bentuk kerusakan kaca dan plafon rumah, termasuk genteng rumah mereka yang bergeser akibat suara petasan yang sengaja diledakkan..

Advertisement

Selain merusak rumah watga, ledakan petasan ini juga membuat kerusakan bangunan SMAN 4 Bangkalan. Di fasilitas umum ini, kerusakan yang terjadi berupa kerusakan plafon, genting dan kaca.

Sementara, barang bukti yang diledakkan itu merupakan hasil temuan Satreskrim Polres Bangkalan, saat meringkus MM (24) warga Kecamatan Burneh yang memproduksi dan menjual petasan di bulan Ramadan.

Dari tangan pelaku ini, pihaknya mengamankan 24 ribu petasan dan 100 kilogram black powder sebagai bahan baku peledak.

Pemusnahan sengaja dilakukan karena barang bukti memiliki potensi meledak yang berpotensi membahayakan masyarakat di sekitarnya.

Kerusakan akibat ledakan itu diakui di luar dugaan. Karena berdasarkan analisa tim Penjinakan Bahan Peledak (Jihandak) Sat Brimob Polda Jatim, petasan itu berdaya ledak rendah atau eksplosif.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement