Connect with us

Nasional

Kegiatan Balap Jalanan Punya Nilai Ekonomi, Kapolda Metro: Terus Dievaluasi dan Dikembangkan

Diterbitkan

pada

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, meninjau event Street Race di BSD Pagedangan Kabupaten Tangerang pada Sabtu (23/4/2022). (Polda Metro Jaya)

FAKTUAL-INDONESIA: Kegiatan balap jalanan (street race) di BSD Street Circuit Jalan BSD Grand Boulevard, Sabtu (23/9/2022) mempunyai nilai ekonomi yang luar biasa.

Hal itu diutarakan Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Mohammad Fadil Imran ketika meninjau kegiatan itu didampingi Ketua Umum IMI Rifat Sungkar serta Wakil dan panitia Street Race.

Fadil mengatakan inovasi merupakan kunci keberlanjutan dari acara street race ini sehingga harus terus dievaluasi dan dikembangkan.

“Hari ini saya ke sini melihat dan memantau langsung pelaksanaan street race Polda Metro Jaya yang kedua. Inovasi ini memang harus terus kita kembangkan harus terus kita evaluasi. Karena menurut saya, inovasi itu kuncinya adalah keberlanjutan sekaligus kini jawaban kepada pencinta balap jalanan atau Street race,” tutur Kapolda.

Fadil Imran menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan tersebut di Bekasi dengan memperbaiki kekurangan dari penyelenggaraan street race sebelumnya.

Advertisement

“Nanti ada juga sirkuit lintasan jadi kita punya tiga prototipe ini bisa kita pilih dari ajang hari ini. Mungkin kita bisa lihat lagi apa yang masih kurang untuk kita perbaiki ke depan,” ungkapnya.

Kapolda Metro Jaya juga menyampaikan bahwa pada pelaksanaan street race ke-2 ini, pihaknya akan mulai menguji dampak acara ini terhadap ekonomi. Karena ke depannya saat acara dilaksanakan UMKM pun bisa menjual berbagai macam dagangan seperti merchandise, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

“Peserta kemarin ada sekitar 300, hari ini 300, besok 100-an mobil. Kalau besok khusus mobil dan terus akan berkembang,” lanjutnya.

“Yang ke-2 ini kita mulai menjajaki dan menguji coba untuk ekonomi. Efeknya ke depan ini akan terus kita optimalkan ini hanya ada kuliner ke depan mungkin ada merchandise (barang dagangan) dan kerajinan-kerajinan yang bisa di jual beli,” kata Fadil.

“(Jual-beli) terkait ekosistem balap banyak dan mungkin kalau memungkinkan situasi (COVID-19) sudah landai mungkin juga pentas seni dari anak-anak muda ada yang seni tradisional ada yang seni modern tidak bisa pertunjukan di sini,” sambungnya, dilansir antaranews.com.

Advertisement

Dia pun berharap ekosistem street race bukan hanya ajang untuk balapan dalam pengertian untuk menyalurkan hobi yang dikonotasikan negatif. Namun, kegiatan ini bisa menjadi produktif dan memiliki nilai keekonomian yang luar biasa. ***

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement