Nasional

Keracunan Massal di Jabar: Kembali Terjadi, Kali Ini Menimpa 74 Warga Cisureuh Sukabumi

Published

on

Puluhan warga Kampung Ciseureuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dirawat di RSUD Sagarenten dan Puskesmas Sagaranten setelah mengalami keracunan massal usai menyantap nasi boks

Puluhan warga Kampung Ciseureuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dirawat di RSUD Sagarenten dan Puskesmas Sagaranten setelah mengalami keracunan massal usai menyantap nasi boks

FAKTUAL INDONESIA: Keracunan massal kembali terjadi di Jawa Barat (Jabar), kali ini menimpa puluhan warga Kampung Ciseureuh, Kabupaten Sukabumi.

Kejadian keracunan massal di Kampung Ciseureuh, Sukabumi itu terjadi tidak lama setelah peristiwa serupa menimpa warga Desa Sekarwangi Sukabumi dan Cikupa Kota Bogor, Jabar.

Warga Kampung Ciseureuh, Sukabumi, Jabar diuga mengalami keracunan massal setelah menyantap nasi boks yang dibagikan oleh salah seorang warga yang mengadakan acara syukuran.

“Dari hasil pendataan jumlah warga yang tinggal di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten yang mengalami keracunan tersebut hingga saat ini mencapai 74 orang, di mana dari jumlah tersebut 38 orang dirawat di RSUD Sagarenten dan 16 orang dirawat di Puskesmas Sagaranten, sisanya rawat jalan,” kata Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan di Sukabumi, Senin, seperti dikutip dari antaranews.com.

Baca juga: Keracunan Massal Jabar: Contoh Makanan di Sekarwangi Sukabumi dan Cikupa Bogor Diambil untuk Ungkap Penyebab

Advertisement

Informasi yang dihimpun seperti dilansir antaranews.com dari pihak kecamatan, kejadian keracunan massal ini pada Minggu (9/6) sekitar pukul 17.30 WIB usai menyantap nasi boks yang diberikan pada acara syukuran pemilik hajatan.

Para korban mengaku beberapa jam usai menyantap nasi beserta lauk pauk mereka mulai merasakan mual, pusing, panas dingin (meriang) hingga muntah-muntah dan buang air besar secara terus menerus.

Jumlah korban terus bertambah yang awalnya pada Senin siang hanya mencapai 55 orang tetapi hingga pukul 17.15 WIB menjadi 74 orang. Untuk warga yang mengalami gejala keracunan sedang dilakukan perawatan di rumah sakit dan puskesmas sementara yang gejala ringan sudah dipulangkan usai mendapatkan pengobatan baik di rumah sakit maupun puskesmas.

Adapun jenis makanan yang dikonsumsi mereka yakni nasi merah, tumis buncis, mi, dan ayam goreng. Sampel makanan tersebut sudah dibawa Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk dilakukan uji laboratorium.

Baca juga: Menhan Prabowo Tiba di Yordania untuk Konferensi Tanggap Darurat Gaza, Indonesia Siapkan Pasukan Perdamaian

Advertisement

Agus menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan petugas kesehatan tengah melakukan penyisiran ke rumah warga yang mengalami gejala keracunan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.***

Exit mobile version