Lifestyle

7 Akibat Duduk Terlalu Lama yang Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

Published

on

duduk terlalu lama

                                            ilustrasi: akibat duduk terlalu lama

FAKTUAL INDONESIA Saat ini, perkembangan teknologi modern membuat aktivitas fisik manusia semakin berkurang. Banyak orang kini bekerja di depan layar komputer dalam waktu yang lama dengan posisi duduk yang hampir tidak berubah selama kerja tersebut. Belum lagi dalam perjalanan ke kantor yang juga dihabiskan sambil duduk, baik saat menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Hal tersebut bisa mengakibatkan berbagai akibat duduk terlalu lama yang tidak baik bagi kesehatan. Kebiasaan yang sering dianggap sepele ini, jika dibiarkan bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit.

Bukan hanya itu, akibat duduk terlalu lama juga bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang. Karena itu, berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa akibat duduk terlalu lama agar kamu bisa memahami dampaknya dan mulai menerapkan pola hidup yang lebih aktif lagi guna menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

7 Akibat Duduk Terlalu Lama yang Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

  1. Obesitas atau Kegemukan

    Akibat duduk terlalu lama bisa menyebabkan obesitas atau kegemukan. Dengan duduk terlalu lama dan sedikit bergerak, maka semakin sedikit pula kalori yang kamu bakar dan artinya semakin besar kemungkinan berat badan kamu akan bertambah. Bahkan terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa orang dengan obesitas cenderung menghabiskan waktu duduk sekitar dua jam lebih lama dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. 

    Terlalu sering duduk bisa meningkatkan risiko kelebihan berat badan karena kebiasaan satu ini kerap membuat seseorang makan lebih banyak tanpa disadari. Dan jika pola makan berlebihan tersebut tidak diimbangi dengan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur, maka lemak akan terus menumpuk di dalam tubuh. Akibatnya, kondisi ini bisa memicu terjadinya kegemukan atau obesitas. 

  2. Meningkatnya Risiko Terkena Penyakit Jantung

    Meningkatnya risiko terkena penyakit jantung menjadi salah satu akibat duduk terlalu lama. Di dalam tubuh kita, terdapat enzim yang disebut dengan lipoprotein lipase yang berfungis untuk membantu memecah lemak dalam aliran darah. Lemak yang sudah diuraikan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, dengan duduk terlalu lama, maka kinerja enzim tersebut bisa menurun sehingga proses pemecahan lemak pun tidak berjalan secara optimal. 

    Kondisi itulah yang membuat tubuh menjadi tidak mampu menggunakan lemak secara efisien sebagai energi. Jadi, lemak yang seharusnya diolah justru tetap berada dalam aliran darah dan perlahan menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan inilah yang menyebabkan aliran menjadi kurang lancar dan meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan, termasuk berkontribusi terhadap munculnya penyakit serius seperti penyakit jantung. 

  3. Sakit Punggung

    Sakit punggung menjadi salah satu akibat duduk terlalu lama. Tekanan pada tulang belakang, otot punggung dan leher bisa meningkat secara signifikan, terlebih saat kamu duduk terlalu lama dengan posisi yang tidak ideal. Lama kelamaan kebiasaan ini bisa memengaruhi postur tubuh dan membuat otot menjadi kaku. Karena itu, penting untuk memperhatikan postur tubuh dan membuat agar tetap seimbang dan tidak membebani bagian tubuh tertentu. 

    Bukan hanya itu, duduk terlalu lama juga bisa memperparah keluhan sakit punggung meskipun sudah menggunakan kursi ergonomis. Meskipun menggunakan kursi tersebut, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan pada tubuh jika jarang bergerak. Karena itu, disarankan untuk sesekali berdiri dan melakukan peregangan atau berjalan ringan agar tubuh kamu terhindar dari berbagai macam masalah kesehatan. 

  4. Sakit Pada Leher

    Kebiasaan duduk terlalu lama juga bisa memicu terjadinya sakit pada leher. Posisi duduk yang tidak nyaman atau kurang tepat akan membuat otot dan tulang leher kamu menjadi tegang, akibatnya akan menimbulkan rasa nyeri. Ketegangan tersebut bisa semakin terasa, apalagi jika tidak diimbangi dengan peregangan atau perubahan posisi secara berkala. 

    Tidak hanya itu, duduk terlalu lama juga bisa meningkatkan tekanan pada tulang belakang serta cakram di sekitarnya. Tekanan yang terus menerus itu bisa menjalar hingga ke area leher dan memperburuk rasa sakit yang dirasakan. Karena itu, penting untuk menjaga postur tubuh dan rutin bergerak agar kesehatan leher dan tulang belakang kamu tetap terjaga. 

  5. Melemahnya Otot

    Saat kamu sedang duduk, maka otot tubuh cenderung tidak aktif bekerja, apalagi saat kamu duduk dalam posisi yang sama dalam waktu lama dan tanpa diselingi aktivitas lain seperti berdiri atau berjalan. Kurangnya peregangan dan pergerakan inilah yang membuat otot menjadi jarang digunakan sehingga kekuatannya bisa menurun secara perlahan. Jika kebiasaan ini berlangsung secara terus menerus, maka tubuh kamu akan menjadi kurang bugar dan lebih mudah mengalami kelemahan otot. 

    Berbeda halnya jika kamu berdiri, otot perut kamu akan otomatis berkontraksi untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh. Namun, ketika kamu duduk, otot perut cenderung tidak terlibat secara aktif sehingga lama kelamaan bisa melemah. Kondisi ini bisa memengaruhi postur tubuh dan stabilitas, sehingga penting sekali untuk tetap bergerak secara berkala agar otot tetap terlatih dan berfungsi dengan baik. 

  6. Osteoporosis

    Akibat duduk terlalu lama lainnya yaitu bisa menyebabkan terjadinya osteoporosis. Kurangnya aktivitas fisik akan membuat kepadatan tulang perlahan menurun, sehingga tulang pun menjadi lebih rapuh dan rentang mengalami masalah. Karena itu, penting untuk memulai mengurangi waktu duduk dan lebih sering lagi bergerak agar kesehatan tulang tetap terjaga. 

    Bukan hanya itu, orang yang jarang berolahraga dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami osteoporosis. Minimnya rangsangan pada tulang akibat kurangnya aktivitas membuat proses pembentukan tulang menjadi tidak optimal. Karena itu, menjaga tubuh agar tetap aktif menjadi langkah penting untuk mencegah penurunan kepadatan tulang sejak dini.

    Baca juga: 6 Bahaya Berdiri Terlalu Lama, Ketahui Juga Cara Mencegahnya!

  7. Nyeri Kronis

    Nyeri kronis bisa muncul akibat dari kebiasaan duduk terlalu lama. Posisi duduk yang berlangsung dalam waktu yang lama, bisa memengaruhi otot punggung dan pinggul sehingga terasa pegal hingga nyeri. Jika kondisi ini terus terjadi tanpa kamu selingi dengan peregangan dan pergerakan, maka ketegangan otot bisa terjadi semakin parah dan mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari. 

    Selain itu, postur duduk yang kurang tepat bisa memberikan tekanan berlebih sehingga berpotensi menimbulkan rasa sakit yang menetap dan berlangsung dalam jangka panjang. Maka dari itu, penting untuk menjaga posisi duduk yang benar serta peregangan dan rutin bergerak agar terhindar dari munculnya nyeri kronis. 

Dengan duduk terlalu lama tanpa diselingi peregangan dan pergerakan, akan memunculkan berbagai macam masalah pada kesehatan tanpa kamu sadari. Karena itu, penting untuk mulai mengatur waktu duduk dan memberikan jeda dengan peregangan dan bergerak secara rutin. Dengan begitu, tubuh akan tetap bugar dan risiko terkena berbagai penyakit pun akan berkurang dan kualitas hidup kamu pun menjadi lebih baik.***

Advertisement
Exit mobile version