Kesehatan
9 Makanan Penambah Energi, Cocok Bagi yang Punya Aktivitas Padat

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Setelah melakukan aktivitas padat, tubuh nantinya akan merasa lelah atau lesu karena kekurangan energi. Ketika hal tersebut terjadi, tentu akan memengaruhi produktifitas kerja atau mengganggu aktivitas yang harus dikerjakan. Sebagai solusi, Anda bisa mengonsumsi makanan penambah energi guna membantu melakukan aktivitas dengan optimal.
Biasanya, untuk mendapatkan energi ini, seseorang akan minum kopi atau mengonsumsi makanan yang manis. Tetapi tentu saja terlalu banyak makan manis dan mengonsumsi minuman mengandung kafein akan memiliki dampak kurang baik untuk kesehatan.
Sejatinya, setiap makanan bisa menambah stamina. Akan tetapi, ada beberapa makanan yang hanya memberikan stamina sesaat. Lantas, makanan penambah energi yang bisa dikonsumsi dengan efek yang tahan lama?
Baca juga: 8 Makanan Penambah Daya Ingat, Perlu Kamu Konsumsi
Berikut beberapa makanan penambah energi yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Selai Kacang
Ilustrasi selai kacang (Foto: Istimewa)
Makanan penambah energi yang pertama yaitu selai kacang. Hal ini karena selai kacang mengandung tinggi kalori sehingga dapat meningkatkan energi. Kandungan kadar lemak, protein dan serat yang dimiliki selai kacang dianggap menyehatkan. Sehingga efektik membantu mencegah rasa lapar dan menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.
Sebelum mengonsumsinya, pastikan selai kacang tidak mengandung tambahan gula yang berlebihan dengan memeriksa komposisi pada kemasan sebelum membelinya. Terkait porsinya, cukup makan sebanyak 2 sdm selai kacang setiap harinya.
2. Nasi merah
Dibandingkan nasi putih, nasi merah memang lebih jarang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Meski harganya lebih mahal, nasi berwarna merah dapat membuat Anda kenyang lebih lama dan bisa dapat mengembalikan tenaga yang hilang.
Nasi merah merupakan salah satu sumber karbohidrat kompleks. Untuk tetap bisa berenergi setelah beraktivitas seharian, coba ganti nasi putih dengan nasi merah.
3. Ikan salmon
Ilustrasi ikan salmon (Foto: Istimewa)
Makanan penambah energi berikutanya yaitu ikan salmon. Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan salmon terbukti menyehatkan jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Jumlah protein pada ikan salmon yang cukup tinggi mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Jika bosan, Anda bisa menggantinya dengan ikan tuna karena sama-sama memiliki vitamin B12 dan folat.
4. Pisang
Selain ikan salmon, makanan penambah energi lainnya adalah pisang. Buah berwarna kuning ini digemari banyak orang karena rasanya yang manis. Makan pisang dinilai dapat menambah energi. Bagaimana tidak, pisang merupakan sumber yang baik dari karbohidrat kompleks, vitamin B6, dan kalium.
Kandungan diatas adalah zat gizi yang berperan penting dalam proses pembentukan energi sehingga disebut makanan yang menyenangkan. Mulai hari ini, masukkan pisang ke dalam menu sarapan. Dengan begitu, Anda akan tahan beraktivitas hingga siang hari tanpa merasa terlalu lapar.
5. Oatmeal
Ilustrasi oatmeal (Foto: Istimewa)
Salah satu makanan penambah energi yang cocok dimakan saat sarapan adalah oatmeal. Kandungan serat yang tinggi pada oatmeal menjadi alasan utama makanan ini dapat memberikan tambahan energi yang melimpah.
Baca juga: Simak, ini 11 Makanan Penambah Sperma Agar Makin Subur
Serat pada oatmel membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Sehingga makan oatmeal saat sarapan lebih efektif memberikan energi sepanjang hari, dibandingkan dengan sarapan roti putih. Dengan kadar gula darah yang stabil, Anda bisa merasa lebih berenergi dan fokus tanpa merasa perlu minum secangkir kopi.
6. Alpukat
Jika repot-repot mencari makanan penambah energi, sebaiknya tidak melewatkan makan buah alpukat. Buah berbiji besar ini menyimpan vitamin B kompleks, serat, dan lemak. Lebih detail lagi, 75 persen kandungan lemak didalamnya adalah lemak tak jenuh yang menyehatkan tubuh.
Tubuh Anda akan menyimpan lemak ini sebagai cadangan energi ketika glukosa habis. Makan alpukat setiap hari maka mampu membantu Anda mendapatkan stamina yang cukup untuk melakukan kegiatan sehari-hari.
Belum lagi lemak tak jenuhnya dapat meningkatkan penyerapan beberapa jenis zat gizi serta menjaga kadar lemak dalam darah tetap seimbang.
7. Greek yoghurt
Ilustrasi Greek yoghurt (Foto: Istimewa)
Berbicara tentang greek yoghurt mungkin agak sedikit asing. Kendati demikian, makanan ini dapat memberikan 2 kali jumlah protein sehingga memuaskan rasa lapar. Greek yoghurt dapat menambah energi Anda dan baik disantap pada pagi hari, makan siang atau camilan.
Namun, pastikan memilih greek yoghurt tanpa lemak dan rendah gula tambahan. Menyantap greek yoghurt dengan aneka buah-buahan, seperti beri segar dan kacang cincang juga dapat menjadi pilihan yang nikmat dan lebih sehat.
8. Cokelat Hitam
Cokelat hitam sudah lama dikenal sebagai makanan penambah energi yang direkomendasikan bagi Anda yang memiliki aktivitas padat.
Sebuah studi dalam jurnal Archives of the Turkish Society of Cardiology mencatat bahwa cokelat hitam dapat bermanfaat bagi sistem kardiovaskular dengan membantu lebih banyak pompa darah ke seluruh tubuh. Tak hanya itu, cokelat hitam juga bisa meningkatkan suasana hati.
9. Sayuran hijau
Foto Ilustrasi (Istimewa)
Makanan penambah energi dan stamina yang terakhir adalah sayuran hijau. Kandungan zat besi, kalsium, kalium, magnesium, dan berbagai vitaminnya pada sayuran ini mampu menjaga kebugaran. Ada banyak sayuran yang berwarna hijau mulai dari brokoli, bayam, kubis hingga kale. Semisal Anda memilih kale, cobalah menyantapnya sebagai salad atau menumisnya menjadi sup.***
Baca juga: 8 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan, Salah Satunya Burger dan Kentang