Lifestyle
Masakan Manado Beking Ciut Nyali & Aneh Dalam Bahasa Indonesia
Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL-INDONESIA: Kuliner Manado selain terkenal lesat, ada juga yang bisa bikin ciut nyali untuk mencicipinya karena dibuat dari bahan ekstreem. Adalah Pasar Beriman Tomohon yang menjadi tempat penjualan daging untuk bahan membuat makanan ekstreem.
Pasar yang pernah dikunjungi Jokowi itu menjual berbagai macam daging anjing, tikus, kelelawar, ular, dan kucing.
Inilah suasana saat Jokowi berkunjung ke pasar tersebut tahun 2014 seperti yang dilaporkan liputan6.com :
“Ini apa?” kata pria yang karib disapa Jokowi itu kepada seorang penjual tikus bakar, Sabtu (10/5/2014).
“Tikus bakar, Pak,” ujar penjual bernama Lena itu.
Mendengar hal itu, Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang itu langsung mengangkat bahu dan berseru “Hiiii…”
Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta itu tetap menanyakan harga tikus bakar tersebut.
“Tikusnya Rp 20 ribu, Pak,” kata Ibu Lena.
“Ini enak dimakan?” tanya Jokowi yang terlihat masih penasaran.
“Enak, Pak. Mau beli,” tawar Ibu Lena.
Ditawari membeli tikus bakar, Jokowi yang sempat memegang sebatang bambu tempat tikus ditancapkan itu meletakkannya kembali. Ia lalu menolak secara halus dengan menganggkat kedua telapak tangannya di depan dada sambil tersenyum.
Tikus tersebut merupakan tikus kebun. Menurut Lena, cara menangkapnya dengan menembak atau menggunakan perangkap tikus yang sering memanjat pohon tersebut.
Nah apa saja yang dihasilkan dari daging ekstreem tersebut ada 7 macam yang terkenal. Pertama adalah daging ular piton. Biasanya, daging ini diolah menjadi sate ataupun masakan kuah santan. Banyak orang menyukai kuliner ini karena katanya rasanya enak dan gurih. Selain itu, daging ini dipercaya berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker.
Selanjutnya ada RW atau singkatan dari Rintek Wuuk. Makanan yang dibuat dari daging anjing pasti terasa aneh di tempat lain tapi di Manado itu biasa. Makanan berikut adalah paniki yang dibuat dari daging kelelawar.
Kuliner ini memang ditujukan bagi orang yang bernyali tinggi dan bisa memakan olahan daging kelelawar. Sebelum dibumbui, kelelawar biasanya dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulu halusnya, lalu baru dimasak dengan santan dan rempah.
Makanan khas Manado lainnya yang nggak kalah ekstrem adalah sate biawak. Terbuat dari daging reptil, sate ini banyak dijajakan di Manado terutama di Pasan Tomohon yang memang sudah terkenal dengan kuliner ekstremnya. Konon, sate biawak berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal-gatal.
Mendengar tikus asap, tentu akan membuatmu bergidik ngeri. Apalagi hewan pengerat yang satu ini identik dengan kesan kotor dan bau. Di Manado, ada makanan yang terbuat dari daging tikus dan dijajakan di pasar tradisional.
Tikus asap ini bukan berasal dari tikus biasa, melainkan tikus hutan putih yang tempat tinggalnya bukan di got. Meski begitu, rasanya tetap geli juga membayangkan makan daging tikus yang berwarna gelap karena sudah diasapi.
Di Pasar Tomohon, kamu juga bisa menemukan kuliner Manado monyet bumbu kuning. Berbahan dasar daging monyet, masakan ini jadi salah satu favorit makanan masyarakat yang ada di daerah sana.
Makanan ini termasuk jarang ditemukan karena daging monyet nggak selalu tersedia di pasar tradisional. Apalagi monyet adalah jenis hewan yang dilindungi, terutama jenis monyet bokong merah.
Kalau kamu adalah pecinta kucing, lebih baik jangan coba-coba menyantap rica-rica daging ini. Kamu pasti tidak tega memakannya apalagi jika melihat hewan lucu berbulu ini terbujur kaku di Pasar Tomohon.
Pengolahannya sama seperti daging lainnya. Biasanya, daging kucing ini sudah dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amisnya.
Selain bikin ciut nyali ada juga menu makanan yang terasa aneh jika dipadankan dengan Bahasa Indonesia.
Karena itu ketika beberapa tahun lalu sempat heboh beras plastic, muncul humor dari Manado.
Orang Jakarta baru beras plastic sudah heboh, padahal torang di Manado hampir tiap hari makan makanan yang lebih hebat lagi.
Ada Ikang blek itu sebutan untuk makanan kaleng. Blek itu artinya kaleng. Sedangkan ikang itu sebutan untuk yang dimakan sebagai lauk, apakah itu ikan atau daging sama saja disebut ikang.
Selain itu ada gula batu sebutan untuk gula merah, gula pasir sebutan untuk gula putih. Belum lagi ada pisang sepatu, sayor paku, sayor bulu, kukis sabun, kukis tai kuda dan lain-lain. ***
- Bert Toar Polii – pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.











