Kesehatan

Kenali 8 Tanda Ibu Hamil Kurang Minum, Perlu Diwaspadai

Published

on

tanda ibu hamil kurang minum

Foto Ilustrasi (Sumber: Femometer)

FAKTUAL-INDONESIA: Saat wanita hamil, asupan yang diperlukan akan lebih banyak, termasuk kebutuhan cairan. Cairan dibutuhkan ibu hamil untuk menutrisi janin di dalam kandungan. Agar terhindar dari dehidrasi, penting untuk mengetahui tanda ibu hamil kurang minum.

Sebagian besar dehidrasi saat hamil termasuk hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Namun, kondisi ini bisa membahayakan ibu dan janin jika masuk kategori berat. Wanita hamil akan rentan mengalami dehidrasi dikarenakan rahim yang membesar.

Kondisi tersebut akan menekan kandung kemih sehingga membuat urine tidak dapat tersimpan dalam jumlah banyak. Alhasil, ibu hamil akan buang air kecil lebih sering. Keluarnya cairan tersebut meningkatkan risiko terkena dehidrasi.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Sembelit pada Ibu Hamil, Pilih Cara Alami atau dengan Obat?

Sebelum terdapat tanda ibu hamil kurang minum, penuhi asupan cairan untuk membantu seluruh sistem dalam tubuh bekerja dengan baik.

Berikut beberapa tanda ibu hamil kurang minum yang telah faktualid.com rangkum dari klikdokter dan sehatq.

Advertisement

1. Mulut terasa kering

Tanda ibu hamil kurang minum yang pertama yaitu mulut terasa kering. Seseorang yang merasa dehidrasi akan menyebabkan mulut terasa kering. Ini merupakan tanda yang paling mudah dikenali. Kondisi mulut kering bisa memicu munculnya bau mulut.

Jika ini terjadi, segeralah ambil air putih dan minum untuk kembali menyegarkan mulut dan badan Anda.

2. Haus dan lapar

Haus memang menandakan bahwa orang tersebut kekurang cairan. Selama masa kehamilan, haus akan terasa lebih lapar. Hal tersebut akan membuat wanita hamil makan lebih banyak sehingga berat badan naik secara drastis.

Tak hanya berbahaya, wanita hamil juga akan mengalami kesulitan saat melahirkan apabila berat badan berlebih.

3. Suhu tubuh panas

Tanda ibu hamil kurang minum berikutnya yaitu suhu tubuh panas. Indonesia memang termasuk negara tropis yang memiliki suhu tergolong cukup tinggi. Selain itu, suhu tubuh panas dapat dialami oleh wanita hamil yang mengindikasikan kekurangan cairan.

Advertisement

Untuk mengatasinya, minumlah lebih banyak air. Ketika dibiarkan, ibu hamil akan merasa pusing dan lemas. Pasalnya, air akan menjaga sistem pendingin tubuh guna berfungsi lebih baik untuk menjaga Anda tidak kepanasan.

4. Kelelahan dan sakit kepala

Selain subuh tubuh panas, kelelahan dan sakit kepala bisa menjadi tanda ibu hamil kurang minum. Perkembangan janin di dalam tubuh seorang wanita tentu berdampak pada kinerja tubuh menjadi lebih berat. Berat badan akan terus bertambah sehingga Anda memerlukan tenaga untuk bergerak.

Baca juga: 7 Jenis Kacang untuk Ibu Hamil yang Baik dan Aman Dikonsumsi

Karenanya, Anda perlu mencukupi asupan cairan supaya terhindar dari dehidrasi. Saat tubuh kekurang cairan tubuh akan lelah lebih cepat. Dehidrasi juga akan membuat sakit kepala selama masa kehamilan.

5. Urine berwarna gelap

Berubahnya warna urine menjadi gelap bisa menjadi tanda ibu hamil kurang minum. Jangan menunda untuk minum saat urine berubah warna menjadi kecokelatan. Kondisi demikian juga akan lebih sulit buang air besar.

Dengan mencukupi cairan lebih banyak, dapat mencegah dari infeksi kandung kemih. Cairan urine yang terus keluar akan menurunkan risiko berkembangnya bakteri.

Advertisement

6. Kulit kering

Salah satu tanda ibu hamil kurang minum adalah kulit menjadi kering. Kehamilan akan mengubah hormon yang membuat kulit di beberapa bagian tubuh terasa kering dan gatal. Namun, kondisi ini bisa menjadi parah ketika wanita hamil mengalami dehidrasi.

Mengonsumsi air lebih banyak mampu mencegah kulit bersisik, tampak kusam, serta bisa menjaga kekenyalan kulit lebih lama. Penggunaan body lotion juga akan membantu dalam melembapkan kulit.

7. Sembelit

Sembelit pada wanita hamil bisa menandakan kurang cairan di dalam tubuh. Perlu diketahui, cairan akan berperan membuat limbah tubuh menjadi cair sehingga feses lebih mudah dikeluarkan. Semakin sulit kotoran dikeluarkan, semakin berisiko juga Anda terkena wasir.

8. Tanda ibu hamil kurang minum lainnya

  • Kontraksi palsu.
  • Jantung berdebar.
  • Tidak berkeringat, bahkan dalam cuaca panas.

Bahaya dehirasi pada ibu hamil

Ketika memasuki awal kehamilan, dehidrasi akan terjadi lebih sering saat ibu merasakan gejala mual dan muntah yang berlebih. Hal ini akan menyulitkan makanan dan minuman untuk masuk ke dalam tubuh. Menurut seorang dokter, dehidrasi ringan tidaklah berbahaya.

Baca juga: 7 Cara Menaikkan Hb pada Ibu Hamil, Secara Alami atau Medis?

Tetapi jika masuk kategori berat, dapat memunculkan sejumlah komplikasi serius pada sang ibu maupun pada janin yang dikandung. Dehidrasi bisa berakibat cairan dalam ketuban jadi berkurang, sehingga akan memengaruhi tumbuh kembang janin dan meningkatkan risiko persalinan prematur.

Itulah sejumlah tanda ibu hamil kurang minum beserta bahaya yang mengintai. Hal tentu perlu diwaspadai meski umumnya dehidrasi tidak berbahaya. Cukupi asupan cairan harian setidaknya 8-10 gelas atau 2 liter air mineral perhari.***

Advertisement

Exit mobile version