Connect with us

Kesehatan

8 Makanan Pengganti Nasi yang Tak Kalah Sehat, Cocok untuk Diet

Diterbitkan

pada

makanan pengganti nasi

Ilustrasi makanan sumber karbohidrat (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Nasi merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Meski kandungan karbohidrat tinggi, indeks glikemik pada nasi cukup tinggi yang bisa menyebabkan terkena diabetes. Sebagai alternatif, ada beragam makanan pengganti nasi yang dikonsumsi serta menyehatkan.

Umumnya, orang mencari makanan pengganti nasi adalah mereka yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Makanan ini dibutuh sebagai pengganti karbohidrat harian yang biasa didapat dari nasi.

Terdapat banyak pilihan makanan pengganti nasi yang bisa dimakan. Bahkan, beberapa makanan tersebut memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dengan nasi dan tergolong, khususnya bagi penderita diabetes. Lantas, apa saja makanan yang mengandung karbohidrat guna menggantikan nasi?

Baca juga: 6 Bahan Pengganti Santan, Bisa Anda Coba agar Lebih Sehat

Berikut beberapa makanan pengganti nasi yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Kentang

Makanan pengganti nasi yang pertama yaitu kentang. Makanan ini memiliki karbohidrat yang sama, namun kentang mempunyai lebih banyak nutrisi. Kandungan pada kentang diantaranya vitamin B6, C, zat besi, omega 3 dan 6, protein, dan kalium.

Advertisement

Kentang bisa membuat Anda kenyang lebih lama sehingga bisa menekan keinginan makan berlebih. Selain itu, kandungan serat pada kentang juga sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

2. Jagung

Bagi masyarakat Indonesia, jagung biasa dimakan pada sayuran atau olahan jagung bakar. Meski tidak dianggap sebagai makanan pokok, jagung bisa dijadikan sebagai makanan pengganti nasi. Dalam 100 gram biji jagung, terdapat 86 kalori dan berbagai jenis vitamin B, termasuk folat.

Jagung juga menyimpan kandungan lainnya, seperti serat, magnesium, vitamin C, dan fosfor yang pastinya dapat menyehatkan tubuh. Serat yang ada didalamnya diklaim lebih baik daripada nasi dan bisa membantu menurunkan kolesterol.

3. Oat

Makanan pengganti nasi berikutnya yaitu oat. Pada oat mentah, terkandung sekitar 66% karbohidrat dan 11% di antaranya adalah serat. Meski mengandung gluten dan kalori rendah, namun proteinnya lebih tinggi dari nasi.

Penderita diabetes ternyata masih bisa memakan makanan ini untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol di tubuh. Oat juga menjadi sumber riboflavin yang berfungsi mengubah karbohidrat menjadi energi, membentuk sel darah merah, dan mendukung pertumbuhan.

Advertisement

4. Nasi merah

Jika Anda sedang menjalani program diet namun tetap ingin mengonsumsi nasi, nasi merah adalah solusinya. Dalam 100 gram nasi, terdapat serat sebanyak 0,7 gram. Angka tersebut ternyata lebih jika dibandingkan dengan nasi putih yang hanya memiliki 0,4 gram pada 100 gram nasi putih.

Nasi merah mempunyai indeks glikemik yang rendah sehingga aman dikonsumsi bagi para penderita diabetes tipe-2. Nasi satu ini juga lebih lama dicerna dan dapat membuat kenyang lebih lama. Itulah mengapa nasi merah kerap dikonsumsi oleh yang ingin menurunkan berat badan.

Baca juga: 6 Makanan Penyebab Sakit Ginjal, Ketahui dan Hindari Mulai Sekarang

5. Singkong

Selain nasi merah, singkong bisa menjadi alternatif makanan pengganti nasi. Tak hanya mudah ditemukan, jenis umbi satu ini juga menyimpan kandungan seperti serat, protein, vitamin B, vitamin C, magnesium, kalium, selenium, dan zat besi.

Kandungan tersebut dikatakan mirip dengan kentang. Dilain sisi, singkong mengandung zat kimia glikosida sianogen yang dapat berubah menjadi sianida dalam tubuh. Supaya aman, pastikan singkong dibersihkan hingga benar-benar bersih untuk mencegah keracunan sianida.

6. Ubi jalar

Ubi jalar ternyata bisa dijadikan makanan untuk menggantikan nasi. Dalam 100 gram ubi jalur terkandung kalori sebanyak 86 kkal. Selain itu ada pula kandungan protein sebanyak 1,6 gram. Selain mudah didapat, ubi jalar juga mudah diolah, seperti direbus, dikukus, atau digoreng.

Advertisement

Kandungan ubi jalar yang cukup banyak membuatnya efektif untuk menurunkan kolestrol jahat (LDL), menjaga kesehatan usus, meningkatkan fungsi otak dan penglihatan, serta mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas.

7. Pisang

Mengonumsi pisang ternyata bisa menggantikan asupan karbohidrat yang biasa didapat dari nasi. Berkat kandungan karbohidratnya, masyarakat di benua Afrika dan Amerika Selatan kerap menjadikan pisang sebagai makanan pokok.

Selain itu, kalium pada pisang dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan baik untuk kesehatan jantung.

8. Kacang polong

Makanan pengganti nasi yang terakhir adalah kacang polong. Kandungan karbohidrat pada kacang polong memang cukup tinggi. Kandungan lain yang dimilikinya juga bersifat antiperadangan serta antioksidan sehingga baik untuk kesehatan tubuh.***

Baca juga: Tempe Bisa Dijadikan Pangan Alternatif Pengganti Daging

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement