Connect with us

Kesehatan

5 Kebiasaan Minum yang Picu Sakit Jantung, Penting untuk Diketahui!

Diterbitkan

pada

Kebiasaan minum yang picu sakit jantung

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa mengancam jiwa. Seiring bertambahnya usia, jantung juga akan mulai mengalami penurunan. Namun, tahukah Anda ada beberapa kebiasaan minum yang picu sakit jantung?

Umumnya, risiko terkena penyakit jantung selain dari faktor genetik, juga terjadi karena gaya hidup tidak sehat. Tak hanya kurang berolahraga, asupan yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya juga bisa memengaruhi jantung, tak terkecuali minuman.

Dibandingkan makanan, banyak orang kerap mengabaikan minuman yang dikonsumsinya. Padahal, Anda perlu menghindari kebiasaan minum yang picu sakit jantung. Lantas, apa saja kebiasaan minum yang picu sakit jantung, yang perlu ditinggalkan?

Berikut beberapa kebiasaan minum yang picu sakit jantung, yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Banyak minum alkohol

Kebiasaan minum yang picu sakit jantung

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Kebiasaan minum yang picu sakit jantung yang pertama yaitu terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Jenis minuman ini memang dikenal tidak baik karena bisa menyebabkan masalah kesehatan yang berbahaya, salah satunya penyakit jantung.

Minum alkohol terlalu banyak dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan obesitas. Ketiganya adalah penyakit yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, tidak minum alkohol berlebihan juga bisa menurunkan peningkatan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida.

Advertisement

The American Heart Association (AHA) mengungkapkan bahwa minum alkohol berlebihan dapat mengganggu ritme jantung normal dan bisa menyebabkan gagal jantung.

2. Minuman mengandung lemak trans

Tanpa disadari, beberapa orang kerap mengonsumsi minuman yang terdapat lemak trans. Minuman yang memiliki kandungan lemak trans mencakup minuman krim non-susu dan minuman yang dibekukan, seperti minuman creamy yang mengandung krim kocok di dalamnya.

Makanan dan minuman yang mengandung lemak trans perlu dihindari guna mencegah peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL), yang nantinya akan mencegah dari risiko penyakit jantung. Beberapa makanan yang mengandung lemak trans diantaranya makanan yang dipanggang, makanan cepat saji, krimer dan margarin, serta sejumlah produk roti.

3. Minuman berenergi

Kebiasaan minum yang picu sakit jantung

Ilustrasi minuman berenergi (Foto: Istimewa)

Kebiasaan minum yang picu sakit jantung berikutnya yaitu minuman berenergi. Para pria setidaknya banyak yang mengonusmsi minuman ini untuk menambah energi. Akan tetapi, minuman berenergi ternyata dapat menyebabkan perubahan detak jantung dan tekanan darah.

Kondisi tersebut nantinya akan berakibat pada gangguan irama jantung dan peningkatan risiko stroke. Daripada minum minuman energi, lebih mengonsumsi teh hijau atau teh hitam dengan sedikit gula untuk mencegah terserang penyakit jantung.

Menurut sebuah penelitian, seseorang yang mengonsumsi teh hijau atau teh hitam secara rutin bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Advertisement

4. Kekurangan cairan

Selain sering minum minuman berenergi, kurang cairan juga merupakan kebiasaan minum yang picu sakit jantung. Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat memengaruhi kesehatan jantung, terlebih dehidrasi kronis.

Dehidrasi kronis sangat berhubungan dengan masalah obesitas dan penyakit kardiovaskular. Studi yang dilakukan oleh Loma Linda University Health menunjukkan, risiko kematian akibat penyakit jantung koroner berkurang sebagian pada individu yang mengonsumsi air putih setiap harinya lebih dari 5 gelas.

Sementara itu, lansia dapat menurunkan risiko gagal jantung dengan memenuhi kebutuhan cairan setiap hari berdasarkan laporan sebuah penelitian. Sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung cairan tinggi seperti semangka, melon, stroberi, selada, kubis, seledri, bayam, dan labu.

5. Minuman tinggi natrium

Kebiasaan minum yang picu sakit jantung, yang terakhir adalah minuman tinggi natirum. Apabila Anda ingin menurukan risiko penyakit jantung, tinggalkan minuman mengandung natrium. Dengan menjaga asupan natrium, ini akan membantu Anda terbebas dari tekanan darah tinggi.

Perlu diketahui, tekanan darah tinggi dapat memicu masalah jantung seperti ventrikel kiri yang menebal yang meningkatkan risiko gagal jantung. Mulai saat ini, pastikan ketika Anda mengonsumsi minuman yang bebas dari kandungan natrium.

Advertisement

Sebaiknya, konsumsi jus buah murni karena dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, penyakit jantung koroner, dan stroke. Tak sampai disitu, flavonoid yang dimiliki jus buah juga berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit jantung koroner.

Itulah beberapa kebiasaan minum yang picu sakit jantung. Selain minuman, kurang tidur dan jarang berolahraga juga bisa memicu terserang penyakit jantung. Supaya lebih sehat dan terhindari dari penyakit ini, terapkan gaya hidup sehat mulai sekarang.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement