Connect with us

Kesehatan

Ketahui 7 Fakta Tentang Jakun yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Diterbitkan

pada

fakta tentang jakun

Ilustrasi jakun (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Jakun merupakan salah satu bagian tubuh pria yang menonjol pada leher. Bukan hanya sekedar hiasan, tentu jakun memiliki fungsinya sendiri bagi tubuh. Tak hanya fungsi, ternyata banyak orang belum mengetahui beragam fakta tentang jakun.

Adam’s apple atau biasa dikenal dengan jakun muncul pada saat seorang pria memasuki masa pubertas. Tonjolan di leher ini juga identik dengan kejantanan kaum pria. Jakun termasuk bagian dari kartilago tiroid, yaitu jaringan ikat yang fleksibel yang berada di atas kelenjar tiroid.

Uniknya, ketika Anda menelan, jakun akan ikut bergerak naik dan turun. Bukan hanya pria, nyatanya wanita juga bisa memiliki jakun. Lantas, apa saja fakta tentang jakun yang jarang diketahui?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Stres Yang Jarang Diketahui

Berikut beberapa fakta tentang jakun yang telah faktualid.com rangkum dari klikdokter dan doktersehat.

1. Melindungi pita suara

Fakta tentang jakun yang pertama yaitu melindungi pita suara. Laring akan mendorong jakun ke arah luar. Laring yang berada di area leher berperan sebagai alat untuk memproduksi suara dan melindungi saluran napas saat seseorang menelan.

Advertisement

Selain itu, jakun juga dapat melindungi pita suara dari ancaman cedera sebagai bagian dari tulang rawan. Seiring dengan tumbuhnya laring, kartilago tersebut perlahan akan terdorong ke luar. Namun, jakun sendiri tidak memiliki fungsi spesifik tersendiri.

2. Wanita juga memiliki jakun

Banyak orang beranggapan jakun hanya muncul pada pria saja. Nyatanya, jakun juga dimiliki oleh wanita. Fakta tentang jakun ini adalah jakun wanita biasanya lebih kecil dibandingkan oleh pria. Perbedaannya terletak pada pertumbuhan laring pria lebih besar ketika mengalami pubertas.

Hal tersebut bisa menjadi penjelasan mengapa pria umumnya mempunyai suara yang lebih keras dan dalam. Jika bagi pria ukuran jakun yang besar membuat mereka lebih percaya diri, maka pada wanita berlaku sebaliknya.

3. Mencegah masuknya benda-benda asing

Fakta tentang jakun berikutnya yaitu mencegah masuknya benda-benda asing. Sistem pernapasan manusia memiliki saluran pada tenggorokan yang terdiri dari berbagai jalur yang cukup rumit. Hal ini karena saluran napas membagi tempat dengan saluran makan di kerongkongan.

Tonjolan di leher ini berfungsi untuk melindungi saluran pernapasan, terutama pita suara, untuk mencegah benda-benda asing yang tidak seharusnya masuk kesaluran napas dan menganggu kerja pita suara.

Advertisement

4. Ukuran jakun tidak berpengaruh pada suara

Sejumlah orang berpikiran bahwa jakun yang besar mempunyai suara yang besar. Fakta tentang jakun yang benar adalah ukuran tidak berpengatuh pada suara atau masalah kesehatan. Pernyataan yang tepat adalah besarnya suara tergantung pada laring atau pita suara.

Baca juga: 7 Fakta Mengenai Sperma, Pria Wajib Tahu!

Pasalnya, besar atau kecilnya jakun tidak akan berpengaruh pada fungsi jakun. Ukuran jakun bisa bermasalah pada pria yang terlalu kecil dan pada wanita yang memiliki jakun terlalu menonjol. Walaupun tidak memiliki fungsi yang spesifik, tonjolan ini sangat berkaitan dengan fungsi laring bukan pada suara.

5. Kaitan jakun dengan pecahnya suara

Perlu diketahui, ukuran laring pada anak laki-laki dan perumpuan umumnya sama ketika belum mengalami masa pubertas. Perlahan anak laki-laki memasuki pubertas akan bertambah ukuran laring jadi lebih besar daripada wanita guna melindungi pita suara.

Setelah laring membesar pada pria, hal tersebut berdampak pada berubahnya suara yang berat dan dalam dibandingkan dengan wanita.

6. Berhubungan dengan tingkat testosteron

Salah satu fakta tentang jakun yang sayang untuk dilewatkan adalah memiliki hubungan dengan tingkat testosteron. Tak sedikit orang yang menganggap ukuran jakun menunjukkan perfoma seksual lebih atau tingkat testosteron.

Advertisement

Ukuran jakun yang besar dan menonjol dapat mengindikasikan ketidakseimbangan hormon yang sering dijadikan ukuran perfoma seksual. Faktanya, tingkat testosteron tidak hanya menjadi alasan satu-satunya seseorang memiliki performa seksual yang tinggi pula.

Bahkan hingga saat ini belum ada penelitian yang dapat membuktikan hubungan antara jakun yang besar dengan performa seksual.

7. Gejala kesehatan tertentu bisa berdampak pada jakun

Fakta tentang jakun yang terakhir adalah kondisi kesehatan tertentu bisa berdampak pada jakun. Ukuran jakun yang lebih besar ternyata bisa memicu terjadinya pembengkakan di area sekitar laring. Kondisi kesehatan tersebut diantaranya peradangan dari laring, peradangan pada bagian belakang tenggorok, kanker laring, dan kanker tiroid.***

Baca juga: 14 Mitos dan Fakta Tentang Selulit, Nomor 4 Wajib Tahu

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement