Kesehatan
Renggut 5 Nyawa, Begini Cara Mencegah Hepatitis Akut Pada Anak

Ilustrasi anak demam (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 5 pasien anak dari 15 kasus, meninggal dunia diduga akibat hepatitis akut misterius. Kondisi ini tentu sangat dikhawatirkan oleh orangtua. Tak sedikit para orangtua mencari tahu cara mencegah hepatitis akut pada anak.
Penyakit hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia dan memakan korban jiwa akibat terinfeksi penyakit misterius ini.
Terbaru seorang bayi berusia dua bulan di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, meninggal dunia diduga disebabkan penyakit hepatitis misterius. Kasus tersebut masih suspek sebab membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Hepatitis Akut Kembali Telan Korban, Bayi di Solok Tewas dengan Gejala Penyakit Misterius Itu
Setelah hepatitis akut menelan korban jiwa, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan, salah satu cara mencegah hepatitis akut pada anak adalah menjaga kebersihan diri.
“Virus ini menularnya lewat asupan makanan yang lewat mulut, jadi kalau bisa rajin cuci tangan saja supaya kita pastikan yang masuk ke anak-anak kita, kan ini menyerang banyak di bawah 16 tahun lebih banyak lagi di bawah 5 tahun, itu bersih,” ujar Menkes dalam keterangan pers usai mengikuti rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (09/05/2022).
Daftar isi
Menindaklanjuti Penemuan Kasus Hepatitis Akut
Budi mengungkapkan, pihaknya menindaklanjuti kejadian ini dengan membuat Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology)
“Tanggal 27 April itu kita sudah langsung mengeluarkan surat edaran agar semua rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan surveillance monitoring terhadap kasus ini,” kata Budi, melansir laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab), Selasa (10/05/2022).
Budi menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan Pemerintah Inggris untuk memperoleh informasi mengenai penyakit ini.
Baca juga: Cakupan Imunisasi Dasar untuk Anak-anak Penting Diikuti sebagai Upaya Pencegahan Hepatitis Akut
Gejala kasus hepatitis akut misterius

cara mencegah hepatitis akut (Foto: Istimewa)
Dalam keterangan persnya, Menkes mengatakan secara umum gejala awal penyakit hepatitis akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Gejala akan semakin berat jika anak mengeluarkan air kencing berwarna pekat seperti teh dan buang air besar berwarna putih pucat.
Jika demikian, Menkes meminta agar para orang tua untuk segera memeriksakan anak dengan gejala tersebut sebagai langkah atau cara mencegah hepatitis akut pada anak. Selanjutnya, bawalah sang buah hati ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal.
“Kalau dia buang air besar dan kemudian mulai ada demam nah itu dicek SGPT- SGOT-nya. Kalau sudah di atas 100, lebih baik di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat. SGPT-SGOT normalnya di level 30-an, kalau sudah naik agak tinggi sebaiknya di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Langkah atau cara mencegah hepatitis akut
Selain mencuci tangan, ada sejumlah langkah pencegahan yang bisa dilakukan pada kasus hepatitis akut misterius ini, yakni:
- Memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih
- Tidak bergantian alat makan
- Menghindari kontak dengan orang sakit
- Menerapkan protokol kesehatan.
Untuk itu, selain melakukan cara mencegah hepatitis akut pada anak agar tidak menular, orang tua juga perlu mewaspadai apa pun yang dirasakan dan dialami anak demi mendapatkan penanganan yang tepat. Telat membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan, maka bisa berujung fatal.***













