Kesehatan
Perut Buncit? Nih! Tips Jitu untuk Hancurkan Lemak di Perut

Ilustrasi perut buncit yang harus dicegah. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Selain olahraga rutin, cara mudah untuk menghancurkan lemak di perut adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Menurut ahli gizi ada 9 bahan makanan yang dipercaya cepat menghancurkan lemak di perut.
Perut yang buncit membuat orang tidak percaya diri terutama dalam berpakaian. Jika Anda salah satu yang merasakan seperti itu, yuk! Mulai sekarang konsumsi makanan yang tepat.
Mengutip Eat This, Not That! inilah 9 makanan peluntur lemak perut terbaik:
1. Telur
Telur, bahan makanan kaya vitamin B kolin yang penting untuk pembentukan membran sel tubuh. Konsumsi 2 butir telur per hari bisa memenuhi setengah kebutuhan vitamin B harian.
Mencukupi kebutuhan kolin sangat penting karena kekurangannya mempengaruhi gen yang menyebabkan akumulasi lemak perut, terutama bagian hati. Telur bisa diolah menjadi ragam hidangan sesuai selera.
2. Buah warna merah
Konsumsi buah sejak lama bagus untuk kesehatan, namun ada buah tertentu yang memiliki sifat terbaik untuk melunturkan lemak perut. Buah tersebut adalah buah warna merah seperti cherry, stroberi, apel, semangka, plum, hingga grapefruit.
3. Minyak zaitun
Menambahkan asupan lemak sehat dalam pola makan sehari-hari tidak bikin gemuk, tapi justru bantu melunturkan lemak perut. Sumber lemak sehat antara lain minyak zaitun, alpukat, dan aneka kacang-kacangan.
Penelitian dalam jurnal Nutrition menemukan partisipan yang makan setengah buah alpukat segar dengan menu makan siang memiliki penurunan keinginan makan setelahnya hingga 40%. Lemak sehat juga mengandung omega 3 dan omega 6 yang terbukti meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi inflamasi.
4. Beras cokelat
Anda bisa mengonsumsi beras cokelat, kacang-kacangan, hingga gandum. Mengonsumsi cukup serat bisa memasok energi sekaligus mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, konsumsi sumber serat sehat seperti beras cokelat, gandum, dan quinoa juga memasok tubuh dengan magnesium dan kromium. Dua zat gizi mikro itu menekan produksi kortisol, hormon stress yang memicu penyimpanan lemak di perut.
5. Bubuk protein nabati
Bubuk protein nabati bersifat rendah gula dan tinggi serat. Konsumsinya juga bagus untuk menyehatkan sistem pencernaan, sekaligus memberi bahan bakar pada otot tubuh. Kombinasi semua manfaat ini pada akhirnya berkontribusi pada penurunan lemak perut.
6. Daging dan ikan rendah lemak
Protein adalah zat gizi makro yang berperan penting dalam menyingkirkan lemak perut. Saat Anda mengasup protein, tubuh menghabiskan lebih banyak kalori untuk mencerna.
Perhitungannya sekitar 25 kalori untuk tiap 100 kalori yang Anda makan. Jumlah ini lebih banyak dibanding 10 kalori untuk mencerna lemak dan 15 kalori untuk mencerna karbohidrat. Pilih sumber protein rendah lemak seperti dada ayam dan aneka ikan.
7. Sayuran hijau
Sayuran kaya nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral. Hal terpenting, sayuran bersifat rendah kalori. Penting untuk menghancurkan lemak di perut.
Selain sayuran hijau, konsumsi juga aneka sayuran penuh warna karena berarti makanan ini tinggi polifenol. Pilihan lain adalah minum teh hijau yang mengandung katekin. Senyawa ini berperan penting dalam ‘mematikan’ gen pemicu diabetes dan obesitas.
8. Aneka rempah
Masak dengan aneka rempah di dapur ternyata membawa manfaat sehat. Senyawa alami dalam rempah bisa membantu tubuh dalam memangkas lemak di perut.
Kunyit, misalnya, terbukti mempengaruhi perilaku gen penyimpan lemak di tubuh. Sedangkan jahe kaya kandungan fitonutrien yang bagus untuk kesehatan secara menyeluruh.
Penggunaan aneka rempah juga bisa menggantikan peran garam dan gula dalam masakan.
9. Dark chocolate
Makanan peluntur lemak perut ini sering dianggap bikin gemuk, padahal faktanya tidak. Dark chocolate bisa menurunkan tekanan darah dan menekan selera makan.
Penelitian tahun 2014 menemukan jenis antioksidan khusus pada kakao (kandungan dark chocolate) mencegah tikus percobaan alami kenaikan berat badan dan menurunkan kadar gula darah mereka. Senyawa polifenol pada dark chocolate juga memperlambat perilaku gen yang terkait dengan resistensi insulin dan peradangan.
Pilih dark chocolate yang tepat. Cari yang kandungan kakao-nya 70% atau lebih. Jangan makan dark chocolate yang ditambahkan pemanis. Selamat mencoba!***














