Kesehatan
6 Cara Mengatasi Memar yang Mudah Kamu Coba di Rumah

ilustrasi: cara mengatasi memar
FAKTUAL INDONESIA – Memar merupakan kondisi dimana pembuluh darah kecil di bawah permukaan kulit pecah akibat benturan atau tekanan, sehingga darah merembes ke jaringan sekitarnya dan menimbulkan perubahan warna pada kulit yang khas. Kondisi ini hampir pasti pernah dialami oleh setiap orang setidaknya sekali dalam hidupnya. Karena itu, memahami cara mengatasi memar dengan tepat dan efektif menjadi hal yang penting agar proses penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat dan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan bisa segera mereda. Memar ini biasanya ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi kebiruan, keunguan, atau kehijauan yang disertai rasa nyeri dan bengkak di area yang terkena benturan.
Meski memar umumnya bukan kondisi yang berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya, namun rasa nyeri dan tampilan yang kurang sedap dipandang seringkali membuat banyak orang tidak nyaman dan ingin segera mengatasinya. Karena itu, Berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa cara mengatasi memar yang mudah untuk kamu coba di rumah. Dengan penanganan yang tepat sejak awal, memar bisa memudar lebih cepat dan rasa nyeri yang menyertainya pun bisa berkurang secara signifikan dalam waktu yang lebih singkat.
Baca juga: 5 Cara Mengobati Luka Akibat Tersiram Air Panas, Pahami Juga Cara Merawatannya
Daftar isi
6 Cara Mengatasi Memar yang Mudah Kamu Coba di Rumah
Memberikan Kompres Dingin
Cara mengatasi memar yang paling umum dan mudah untuk dilakukan segera setelah benturan terjadi yaitu dengan mengompresnya menggunakan es batu. Caranya yaitu bungkus es batu dengan kain atau handuk bersih, lalu tempelkan pada area yang memar selama kurang lebih 15 hingga 20 menit agar penanganan bisa berlangsung secara lebih efektif.
Kompres dingin bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah yang cedera, sehingga darah tidak semakin banyak merembes ke jaringan sekitarnya dan memar pun tidak meluas lebih jauh. Selain itu, suhu dingin dari es juga sangat efektif dalam membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa nyeri yang muncul akibat benturan tersebut.
Kompres Hangat
Hal bisa kamu lakukan setelah 48 jam pertama berlalu, yang merupakan cara mengatasi memar yaitu dengan beralih dari kompres dingin ke kompres hangat. Pergantian metode kompres ini penting untuk kamu lakukan karena tubuh membutuhkan pendekatan yang berbeda pada setiap fase penyembuhan memar.
Kompres hangat bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke area yang memar sehingga proses penyembuhan berlangsung jauh lebih cepat dan optimal. Peredaran darah yang meningkat di area tersebut juga akan membantu mempercepat penyerapan darah yang mengendap di bawah kulit sekaligus mengurangi pembengkakan yang masih tersisa secara bertahap.
Baca juga: 8 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil, Apakah Berbahaya?
Menggunakan Bantal Pemanas
Selain menggunakan kompres hangat, kamu juga bisa menggunakan bantal pemanas sebagai cara mengatasi memar yang bisa mulai kamu terapkan setelah 48 jam sejak cedera pertama kali terjadi. Metode ini sangat efektif membantu melancarkan aliran darah di area yang memar sehingga proses pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan optimal.
Selain melancarkan aliran darah, kompres hangat juga membantu mengurangi rasa kaku yang seringkali muncul di sekitar area memar akibat penggumpalan darah di bawah kulit. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, lakukan kompres gunakan bantalan hangat ini dua kali dalam sehari secara rutin hingga memar berangsur memudar dan rasa tidak nyaman pun mereda.
Cukupi Asupan Vitamin K
Cara mengatasi memar yang bisa kamu coba dari dalam tubuh yaitu dengan memastikan asupan vitamin K yang cukup setiap harinya. Hal tersebut karena vitamin K memegang peranan yang sangat penting dalam proses pembekuan darah, sehingga kecukupan nutrisi ini sangat berpengaruh pada seberapa cepat memar bisa sembuh.
Untuk meningkatkannya, kamu bisa memenuhi asupan vitamin K dengan memperbanyak konsumsi sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kangkung dalam menu makan harianmu. Selain dikonsumsi dari makanan, mengoleskan krim yang mengandung vitamin K langsung pada area memar juga terbukti efektif membantu mempercepat proses pemudaran memar secara signifikan.
Baca juga: 8 Cara Mencegah Mabuk Perjalanan pada Anak, Mudah & Efektif
Heparin Sodium
Menggunakan obat oles berupa salep atau gel yang mengandung heparin juga merupakan cara mengatasi memar yang efektif. Heparin bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah di bawah permukaan kulit, mengurangi peradangan, sekaligus melancarkan peredaran darah untuk mempercepat proses penyembuhan memar secara menyeluruh.
Meski efek sampingnya minimal, heparin gel tidak dianjurkan digunakan pada luka terbuka dan anak-anak di bawah usia 5 tahun. Pastikan kamu memilih produk yang sudah bersertifikasi BPOM, dan ada hal yang perlu kamu ketahui yaitu, heparin yang halal merupakan heparin yang diekstrak dari protein bovine atau sapi, bukan dari sumber lainnya.
Istirahat yang Cukup
Cara mengatasi memar yang sering diabaikan padahal sangat penting yaitu dengan memberikan istirahat yang cukup bagi tubuh. Saat tubuh beristirahat, proses regenerasi sel berlangsung lebih optimal sehingga jaringan yang rusak akibat benturan bisa diperbaiki dengan lebih cepat dan efektif.
Kurang istirahat justru bisa memperlambat proses penyembuhan memar karena tubuh tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk memulihkan diri secara menyeluruh. Pastikan kamu tidur setidaknya 7 hingga 8 jam setiap malam agar sistem pemulihan tubuh bekerja secara maksimal dan memar bisa memudar lebih cepat dari yang diperkirakan.
Cara mengatasi memar sebenarnya tidak serumit yang banyak orang bayangkan karena sebagian besar penanganannya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan mudah dan tanpa biaya yang besar. Dengan penanganan yang tepat sejak awal, seperti mengompres area memar bisa membantu proses penyembuhan memar agar berlangsung jauh lebih cepat dari biasanya. Namun jika memar tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, terasa sangat nyeri, atau muncul tanpa sebab yang jelas, segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter karena bisa jadi ada kondisi medis yang lebih serius yang perlu mendapat penanganan yang tepat dan menyeluruh.***














