Kesehatan
Setelah Ibu Melahirkan secara Caesar Tetap Boleh Berolahraga

Foto: Istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Berolah raga telah menjadi kebutuhan warga yang tinggal di perkotaan. Termasuk ibu yang baru saja melahirkan.
Setelah melahirkan, ibu juga harus tetap olahraga. Hal ini diperlukan agar tubuh tetap sehat dan bugar.
Selain itu olahraga juga berguna untuk menjaga berat badan agar tetap seimbang, apalagi tak jarang setelah melahirkan tubuh wanita mengalami berbagai perubahan.
Ibu yang melahirkan dengan cara operasi caesar pun boleh berolahraga. Tentu tidak seperti ibu yang melahirkan secara normal.
Seperti penuturan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, Zeissa Rectifa Wismayanti. Olahraga bisa dilakukan ibu yang melahirkan dengan cara caesar atau bedah. Meski demikian olahraga harus menunggu jahitan operasi benar-benar pulih dan dilakukan secara bertahap.
“Tunggu sampai jahitan pulih, luka bedah pulih. Ini memang agak lama tergantung pada kondisi tubuh,” kata Zeissa dalam webinar Metode Pemulihan Cepat Pada Persalinan, Jumat (15/10/2021).
Berbagai olahraga bisa dilakukan. Namun katanya seperti dikutip dari cnnindonesia.com, para ibu harus pintar memilih terutama tak berolahraga yang harus mengangkat beban berat.
“Bisa diawali dengan sesuatu yang ringan dan menyenangkan. Terutama olahraga yang dilakukan di rumah,” ujarnya.
Sedikitnya ada lima jenis olahraga yang dianjurkan untuk para ibu setelah melahirkan secara caesar.
1. Pernapasan perut
Pernapasan perut bukan hanya olahraga, tetapi juga menjadi ajang relaksasi diri. Meski tak tampak berat, melansir dari Healthline, olahraga ini bisa membantu melatih kembali otot inti untuk bekerja sama selama aktivitas sehari-hari.
Pernapasan perut mudah dilakukan, cukup berbaring telentang di tempat tidur atau sofa yang nyaman. Letakkan tangan di perut dan rilekskan tubuh. Ambil napas dalam-dalam melalui hidung, rasakan perut mengembang ke tangan.
Buang napas melalui mulut. Di saat bersamaan, tarik pusar ke arah tulang belakang, kontraksikan otot perut. Tahan selama 3 detik. Ulangi 5 sampai 10 kali, 3 kali sehari.
2. Kegel duduk
Kegel adalah latihan yang sangat baik untuk memperkuat dan mengaktifkan dasar panggul. Gerakan ini terbukti mengurangi inkontinensia stres setelah melahirkan. Setelah ibu operasi caesar mungkin memiliki kateter urin dan latihan ini akan membantu setelah kateter dilepas.
3. Dudukan dinding
Latihan isometrik seluruh tubuh ini adalah cara terbaik untuk membuat semua kelompok otot bekerja bersama secara bersamaan. Mulai dari paha depan, paha belakang, otot dasar panggul, inti, dan punggung bawah ikut bekerja secara perlahan.
4. Pijat bekas luka persalinan caesar
Saat bekas luka operasi caesar sembuh, lapisan kulit dan fasia yang berbeda dapat saling menempel, membatasi rentang gerak. Adhesi ini dapat menyebabkan masalah di masa depan seperti frekuensi buang air kecil, atau nyeri pinggul atau punggung.
5. Leg slide
Umumnya, olahraga tidak boleh dimulai sampai enam hingga delapan minggu setelah ibu operasi dan harus selalu memeriksakan diri ke dokter sebelum memulainya. Latihan berdampak rendah seperti yoga, pilates, atau berenang adalah cara terbaik untuk memulai.
Berbaring telentang di lantai dengan lutut ditekuk dan kaki rata di tanah juga bisa dilakukan. Kenakan kaus kaki atau letakkan handuk di bawah kaki untuk memungkinkan kaki meluncur dengan mudah di lantai.
Ambil napas dalam-dalam. Saat mengeluarkan napas, kontraksikan otot perut dengan menarik pusar ke tulang belakang tanpa mengubah lekukan punggung bawah.***














