Kesehatan
Risiko Penularan Covid-19 varian Delta Tinggi, PPKM Jangan Dilonggarkan

Foto: Istimewa
FAKTUALid – Pemerintah diingatkan risiko penularan Covid-19 jika buru-buru melonggarkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3-4 yang akan berakhir Minggu (25/7/2021). PPKM akan dilonggarkan bertahap jika kasus Covid-19 dinilai menurun.
Salah satu risikonya adalah kemungkinan adanya kenaikan angka kematian, mengingat beberapa hari belakangan angkanya konsisten di atas seribu kasus.
Mantan direktur WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama menyarankan antisipasi terkait hal tersebut.
“Dalam hal ini tentu perlu untuk diantisipasi kemungkinan kenaikan kematian lagi kalau PPKM dilonggarkan. Kita tahu bahwa kalau kematian sudah dengan sedih terjadi maka hal ini tidak dapat dikembalikan lagi,” kata Prof Tjandra kepada wartawan.
Risiko lain yang disinggung Prof Tjandra adalah penularan yang masih tinggi. Ia menyebut, positivity rate dalam beberapa hari terakhir masih sekitar 25 persen atau bahkan 40 persen jika hanya memperhitungkan tes PCR.
“Kita juga berhadapan dengan varian Delta yang angka reproduksinya (Ro atau mungkin Rt) nya dapat sampai 5,0 – 8,0. Artinya potensi penularan di masyarakat masih amat tinggi sekali, sehingga pembatasan sosial masih amat diperlukan untuk melindungi masyarakat kita dari penularan dan dampak buruk penyakit COVID-19,” ujarnya.***













