Kesehatan
Cegah Kanker Hati dengan Manfaatkan Kunyit

Foto: Istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Kanker hati, yang lebih banyak menjangkit para pria, sering terjadi tanpa diketahui karena tidak ada gejala khas. Biasanya, sebagian besar penderita baru memeriksakan diri ketika penyakitnya telah memburuk.
Untuk menanggulangi penyakit kanker hati agar lebih mudah diobati dan memperbesar peluang untuk sembuh, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada masyarakat pentingnya pemeriksaan dini.
“Semakin dini penyakit ini ditemukan, maka peluang pasien untuk sembuh pun semakin besar,” kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir, dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasubdit RS Pendidikan Kemenkes dr. Else Mutiara Sihotang, dalam webinar, Selasa (28/9/2021).
Kanker yang berada di urutan keempat penyebab kematian tertinggi di dunia ini disebut punya tingkat keganasan tinggi.
“Pada laki-laki di Indonesia, kanker paru ada di peringkat terbanyak sebesar 2,31 persen, kemudian kanker nasofaring, kanker hati di urutan ketiga terbanyak dengan 1,54 persen,” katanya.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, kanker adalah penyakit dengan pembiayaan besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, kanker adalah penyakit di urutan kedua dalam segi beban pembiayaan yang mencapai Rp3,5 triliun.
Dengan kebijakan serta tata laksana yang optimal, tuturnya, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemeriksaan dini kanker hati demi mencegah keterpurukan ekonomi yang berpekanjangan.
“Dengan semakin meningkatnya kasus kanker Indonesia maka penanggulangan kanker harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari preventif, deteksi dini, skrining, diagnosis, terapi serta rehabilitasi paliatif,” ucapnya.
Untuk penanganan preventif, sebenarnya para pengamat herbal menyarankan agar mengonsumsi tanaman obat yang selalu tersedia di dapur. Salah satunya kunyit.
Bumbu dapur ini merupakan rempah yang sangat terkenal di Indonesia. Tumbuhan ini selain digunakan sebagai bumbu masakan, sejak dahulu telah diracik sebagai jamu untuk pengobatan.
Begitu banyak penelitian mengenai manfaat kunyit untuk kanker. Para ilmuwan berpendapat bahwa zat aktif kurkumin yang terdapat di dalamnya memiliki banyak efek untuk mengobati kanker hati, karena potensinya sebagai zat antioksidan, anti-radang dan antikanker.
Menurut penelitian secara in vitro, zat anti-kanker pada kunyit dapat memprogram tubuh untuk membunuh sel kanker. Selain itu, zat pada kunyit juga dinilai mampu menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru, sehingga bisa mematikan sel kanker.
Dari hasil penelitian tersebut, zat kurkumin dalam kunyit dianggap mampu mencegah kanker hati bermetastasis. Dengan kata lain, kurkumin bisa menghambat laju perkembangan kanker hati.***














