Internasional
Gedung Konser dekat Moskow Diserang dan Terbakar saat Ada Kompetisi Dansa Anak-anak

Asap mengepul di atas konser Balai Kota Crocus, dekat Moskow, Rusia, setelah serangan tembakan oleh empat orang tak dikenal, Jumat (22/3/2024)
FAKTUAL INDONESIA: Setidak empat orang tidak dikenal menyerang dengan menembaki Gedung Konser Balai Kota Crocus, dekat Moskow, Rusia, Jumat.
Setelah rentetan tembakan, api berkobar dan asap membumbung tinggi dari aula gedung konser namun belum ada informasi pasti tentang korban meninggal atau cedera.
Setidaknya empat orang berpakaian kamuflase melepaskan tembakan di Balai Kota Crocus, video media sosial diverifikasi oleh acara BBC.
Video yang diperoleh kantor berita Reuters menunjukkan kobaran api besar dan asap membubung dari aula.
Kementerian Luar Negeri Rusia menggambarkan insiden itu sebagai “serangan teroris”. Polisi spesialis berada di lokasi kejadian
Rekaman di media sosial menunjukkan orang-orang bersenjata berada di dalam aula, sementara media pemerintah melaporkan bahwa beberapa orang masih berada di dalam.
Kantor berita Tass melaporkan sepertiga tempat konser terbakar dan atapnya hampir seluruhnya terbakar.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova meminta komunitas internasional untuk mengutuk insiden tersebut, yang disebutnya sebagai “kejahatan mengerikan”.
Saksi mata mulai berbicara kepada media Rusia tentang serangan itu. Seorang pria, bernama Vitaly, mengatakan dia sedang berada di balkon aula ketika dia mendengar suara tembakan.
“Kami mendengar suara tembakan, awalnya kami tidak tahu apa yang terjadi. Lalu saya melihat beberapa teroris menembak orang,” ujarnya.
“Mereka melemparkan beberapa bom molotov, semuanya mulai terbakar. Kami digiring keluar menuju pintu keluar.”
Seorang saksi mata yang tidak disebutkan namanya mengatakan para orang tua sedang menghadiri kompetisi dansa ballroom bersama anak-anak mereka ketika penembakan dimulai.
“Anak-anak dan remaja hadir di kompetisi tersebut. Orang-orang datang dan mengatakan ada penembakan. Terjadilah saling naksir. Anak-anak berlarian keluar dengan gaun pesta mereka.”
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan gambar-gambar penembakan itu “mengerikan dan sulit untuk dilihat”.
Dia menambahkan “saat ini tidak ada indikasi” mengenai peran Ukraina dalam serangan tersebut.***














