Internasional
Buntut Trump Naik Tarif, India Makin Mendekat ke Rusia dengan Perkuat Komitmen Kemitraan Strategis

Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungannya ke Kremlin tahun 2024 lalu
FAKTUAL INDONESIA: Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menaikkan tarif ke India karena negara itu membeli minyak Rusia ternyata berbuntut.
India kini makin mendekat ke Rusia bahkan dalam pembicaraan keamanan bilateral di Moskow pada hari Kamis (7/8/2025), kedua negara menekankan komitmen terhadap kemitraan strategis.
Kantor berita Interfax mengutip penasihat keamanan nasional India Ajit Doval yang mengatakan bahwa New Delhi menantikan kunjungan Presiden Vladimir Putin pada akhir tahun.
Pada pertemuan Doval dengan Sergei Shoigu, sekretaris Dewan Keamanan Rusia, kedua belah pihak menekankan pentingnya hubungan kedua negara.
Kemudian pada hari Kamis, Doval bertemu Putin di Kremlin, di mana rekaman resmi menunjukkan keduanya berjabat tangan. Shoigu, penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, Yuri Ushakov, dan Duta Besar India untuk Rusia, Vinay Kumar, juga menghadiri pertemuan tersebut.
Baca Juga : Trump Gandakan Tarif India Menjadi 50% sebagai Hukuman atas Pembelian Minyak Rusia
Kremlin tidak mengungkapkan apa yang mereka bahas.
Pengenaan tarif tambahan sebesar 25 persen oleh Trump terhadap barang-barang dari India, yang mulai berlaku pada tanggal 28 Agustus, menandakan kemerosotan paling serius dalam hubungan AS-India sejak ia kembali menjabat pada bulan Januari, yang mengancam akan mengganggu akses India ke pasar ekspor terbesarnya.
“Kami berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama aktif guna membentuk tatanan dunia baru yang lebih adil dan berkelanjutan, memastikan supremasi hukum internasional, dan bersama-sama memerangi tantangan dan ancaman modern,” ujar Shoigu kepada Doval dalam komentar yang disiarkan televisi.
Interfax mengutip Doval yang mengatakan: “Kami sekarang telah menjalin hubungan yang sangat baik, yang sangat kami hargai, sebuah kemitraan strategis antara negara kami”.
India dan China telah menjadi pembeli utama minyak mentah Rusia yang diangkut melalui laut sejak Moskow melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, yang mempercepat upaya Barat untuk mencekik ekonomi Rusia.
Baca Juga : Trump Umumkan Terapkan Tarif 19 Persen untuk Indonesia
Trump telah mengancam akan mengambil tindakan terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia sebelum ia mengumumkan tarif baru terhadap barang-barang India, yang menaikkan total bea masuk menjadi 50 persen.
Pada hari Selasa, Kremlin menuduh Amerika Serikat melakukan tekanan perdagangan ilegal terhadap New Delhi, dengan mengatakan India memiliki hak untuk berdagang dengan siapa pun yang dipilihnya.
Perusahaan penyulingan minyak milik negara India telah menghentikan pembelian minyak Rusia karena diskon yang semakin menipis dan Trump memperingatkan negara-negara lain untuk tidak membeli minyak Moskow, menurut sumber industri. Data perdagangan menunjukkan bahwa perusahaan penyulingan minyak swasta Reliance Industries dan Nayara adalah klien minyak utama Rusia di India.
Baca Juga : Trump Ancam Kenakan Tarif 100 Persen ke Rusia kalau Tidak Ada Kesepakatan Akhir Perang Ukraina
Seorang pejabat India yang mengetahui masalah ini mengatakan Doval akan membahas pembelian minyak mentah Rusia oleh India selama kunjungannya ke Moskow. Ia juga diperkirakan akan membahas kolaborasi pertahanan India dengan Rusia, kata pejabat tersebut.
India menandatangani kesepakatan senilai $5,5 miliar dengan Rusia pada tahun 2018 untuk lima sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh S-400 Triumf, yang menurut New Delhi dibutuhkan untuk melawan ancaman dari China.
Namun, pengiriman sistem tersebut telah tertunda beberapa kali. Moskow diperkirakan akan mengirimkan dua unit sistem S-400 terakhir ke India pada tahun 2026 dan 2027.
New Delhi secara tradisional sangat bergantung pada impor senjata dari Rusia, meskipun telah secara dramatis mengurangi impor tersebut dan beralih ke pembeli Barat dalam beberapa tahun terakhir. ***














