Connect with us

Hiburan

Punya Satu Ginjal, Ini Gaya Hidup Acha Septriasa

Diterbitkan

pada

Acha Septriasa baru menyadari punya satu ginjal setelah berumur 18 tahun

Acha Septriasa baru menyadari punya satu ginjal setelah berumur 18 tahun

FAKTUAL-INDONESIA: Penyanyi Acha Septriasa membuat pengakuan kalau dirinya hanya memiliki satu ginjal. Beritanya pun menjadi viral, karena selama ini artis cantik itu terlihat sehat-sehat saja.

Ternyata Acha memang sejak lahir hanya memiliki satu ginjal. Namun ia baru menyadarinya ketika berusia 18 tahun. Dan selama ini, ia pun tidak pernah membuka kepada publik soal ginjalnya yang hanya satu.

“Sebenarnya aku ginjalnya satu itu dari kecil tapi baru ditemukannya setelah USG, MRI, dan CT-Scan di umur 18 tahun,” kata Acha dalam video yang diunggah di saluran YouTube Ngobrol Asix pada Selasa (5/4/2022).

Menurut dokter yang menanganinya, walau hanya memiliki satu ginjal, Acha tetap bisa hidup normal. Hanya saja tidak dapat melakukan beberapa hal seperti olahraga berat dan begadang.

“Enggak boleh olahraga berat, enggak boleh stay up (begadang) sampai malam banget apalagi sampai pagi,” katanya.

Advertisement

Menjaga Kesehatan

Pelantun lagu “My Heart” juga diingatkan oleh dokternya untuk banyak minum agar ginjal tetap sehat.

Karena hanya memiliki satu ginjal, Acha harus benar-benar menjaga kesehatan. Terutama banyak minum air putih dan banyak makan sayuran serta buah-buahan untuk memudahkan kerja ginjal yang hanya tinggal satu.

“Harus minum banyak (sekitar) 3,5 liter per hari karena ginjal itu bagaikan kamar mandi harus selalu disiram kata dokter. Jadi kalau mau ginjal sehat, minum banyak karena saringan darahnya di situ,” kata ibu satu anak ini.

Ia juga menjelaskan, konsumsi berbagai obat membuat beberapa bahan menempel di dinding ginjal sehingga harus sering disiram dan dibuang lewat buang air kecil.

Advertisement

Acha juga harus membatasi kegiatan syutingnya. Karena, kata dia, jika keletihan ia bisa pingsan. Selain itu ia juga tidak boleh mengangkat yang berat-berat.

Setelah didiagnosis hanya memiliki satu ginjal, Acha mengaku tak pernah merasakan gejala parah karena sudah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menjaga kondisinya.

“Pingsan atau sakit berlebihan itu enggak ada karena aku benar-benar tahu banget bahwa aku enggak boleh nahan pipis dan harus minum, jadi kuncinya di situ sebenarnya,” ujar Acha.

Ia juga mengaku paling takut menahan kencing. Karena itu, sebisa mungkin ia harus ke toilet jika sudah terasa ingin buang air kecil.

Kini Acha mengaku hidupnya baik-baik saja dan ginjalnya juga sehat. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement