Ekonomi
Investor Belanda Bangun Pabrik Pipa di KIT Batang

Kawasan Industri Terpadu Batang. (Foto: Antara)
FAKTUAL-INDONESIA: Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, mulai banyak dimasuki investor asing. Terakhir, KIT yang belum lama diresmikan Presiden Jokowi ini, bakal kedatangan produsen pipa global Wavin BV dari Belanda.
Wavin BV yang akan membangun pabrik pipa ini, berencana menanamkan modalnya sebesar USD 125 juta atau setara Rp1,7 triliun.
Menurut Bupati Batang, Wihaji, pihak perusahaan dari negeri Kincir Angin tersebut, sudah melakukan cek lokasi. Pihaknya pun memastikan kebutuhan investor agar masalah perizinan bisa dipercepat.
“Saya sudah perintahkan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Batang, supaya membantu perizinan secara cepat, namun tetap sesuai perundang-undangan Kementerian BKPM,” kata Wihaji, Selasa (18/1/2022).
Politisi Partai Golkar itu menjamin, investor asal Belanda tadi telah menyatakan komitmen untuk berinvestasi. Kini tinggal merampungkan beberapa hal terkait masalah teknis.
Disebutkan, kelak Wavin akan dapat berperan sebagai pemasok kebutuhan pipa untuk memenuhi kebutuhan nasional. Seiring masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.
“Apalagi, dengan adanya kebijakan pemerintah memperketat impor untuk kebutuhan material pembangunan infrastruktur. Maka, Wavin telah mengambil langkah tepat dengan rencana pembangunan pabriknya di Indonesia,” ujarnya.
Pihaknya berharap, pabrik baru Wavin mampu menyerap antara 400 hingga 500 tenaga kerja. Dengan demikian, masyarakat Batang harus menyiapkan skill agar tidak menjadi penonton saja.
Kepala DPMTPSP Batang, Wahyu Budi Santoso membenarkan, kunjungan direksi PT Wavin pada Selasa. Ia turut menemani jajaran Direksi untuk mengecek lokasi.
“Sebenarnya ada penandatangan kontrak, tapi CEO-nya masih di Amerika. Kemungkinan dalam waktu dekat akan melakukan penandatangan kontrak tapi secara daring dengan BKPM,” pungkasnya.***














