Connect with us

Ekonomi

Sebanyak 87 Penerbangan di Bali Dibatalkan pada 18 Juni 2025 Akibat Gunung Lewotobi Erupsi

Diterbitkan

pada

Sebanyak 87 Penerbangan di Bali Dibatalkan pada 18 Juni 2025 Akibat Gunung Lewotobi Erupsi

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melakukan banyak pembatalan penerbangan domestik dan internasional pada 18 Juni 2025 akibat Gunung Lewotobi erupsi. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Akibat Gunung Lewotobi Laki Laki yang berlokasi di Flores alami erupsi pada Rabu (18/6/2025), sebanyak 87 penerbangan di  Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali dibatalkan. Sebelumnya dilaporkan 17 penerbangan dibatalkan, kini bertambah.

Pembatalan itu termasuk penerbangan internasional dan domestik. Hal itu disampaikan oleh Communication and Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/6/2025).

“Sampai dengan pukul 16.00 Wita (18/6/2025) penerbangan yang terkonfirmasi terdampak sebanyak 87 penerbangan terdiri atas 66 penerbangan internasional dan 21 penerbangan domestik,” kata Gede Eka Sandi Asmadi.

Baca Juga : Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki Bikin 17 Penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Dibatalkan

Adapun, penerbangan rute internasional yang dibatalkan sebanyak 33 kedatangan dan 33 keberangkatan. Rutenya, Adelaide, Auckland, Brisbane, New Delhi, Darwin, Kuala Lumpur, Melbourne, Gold Coast, Perth, Pudong, Singapura, Sydney, dan Ho Chi Minh.

Sedangkan penerbangan rute domestik yang terdampak terdiri dari 11 kedatangan dan 10 keberangkatan. Rutenya, Cengkareng, Labuan Bajo, dan Tambolaka.

Advertisement

“Kami akan terus melakukan koordinasi secara aktif dengan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan kondisi pelayanan penumpang maupun penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah berjalan lancar dan berharap kondisi dapat segera normal kembali,” kata Sandi.

Meski makin banyak penerbangan dari Bali yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Wahyudi mengatakan operasional di bandara masih normal. Informasi ini diperkuat dengan pemberitahuan berupa Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A1704/25 NOTAMC A1420/25 yang menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Rai beroperasi dengan normal.

“Berdasarkan hasil paper test yang dilaksanakan pada Rabu (18/6/2025) pukul 15.00 Wita, area Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak ditemukan adanya abu vulkanik, sehingga sampai saat ini operasional penerbangan berjalan normal,” katanya.

Baca Juga : Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Eksplosif, Badan Geologi Kementrian ESDM Terjunkan Tim Tanggap Darurat ke Flores

Selain kondisi bandara yang masih bebas abu vulkanik, pelayanan kepada calon penumpang yang terdampak masih dilakukan oleh para maskapai. Beberapa maskapai telah menyampaikan pembatalan dan mengatur ulang pemberangkatan atau pengajuan refund melalui email, sehingga calon penumpang tidak perlu datang ke bandara.

Untuk memfasilitasi penumpang yang terlanjur berada di bandara, ada pusat layanan informasi atau helpdesk yang disediakan. Penjadwalan ulang, pengubahan rute, atau pengembalian dana pembelian tiket dapat dilakukan di help desk itu.

Advertisement

“Kami juga menyediakan air mineral dan beberapa area di bandara yang dapat digunakan untuk beristirahat atau meletakkan barang-barang,” katanya.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement