Connect with us

Ekonomi

Momen Lebaran, Penumpang Kereta Whoosh Naik 30 Persen

Diterbitkan

pada

Kereta Whoosh alami kenaikan penumpang saat Lebaran. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Momen Lebaran, banyak orang memilih naik kereta cepat Whoosh. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan kenaikan penumpang hingga 30 persen selama momen Lebaran.

Hal tersebut diungkap oleh Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa. Menurutnya, peningkatan terjadi pada keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang.

“Adapun pada hari Lebaran KCIC memberangkatkan sebanyak 26 ribu penumpang. Jumlah ini naik sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan masa normal sebelum angkutan Lebaran,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya, Jumat (12/4/2024).

Dia mengatakan KCIC juga sudah mengantisipasi peningkatan itu dengan menambah 12 perjalanan.

“Penumpang kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan pada hari Lebaran terutama keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang maupun Tegalluar. KCIC sudah mengantisipasi peningkatan ini dengan menambah 12 perjalanan per hari hingga 18 April 2024,” ujarnya.

Advertisement

Eva menyebut peningkatan penumpang terlihat jelas pada Rabu dan Kamis, 10 dan 11 April. Keberangkatan penumpang paling banyak seusai salat Id.

“Peningkatan sangat terlihat sejak Rabu (10/4) siang dan Kamis (11/4). Setelah melakukan salat Id, terlihat banyak penumpang yang langsung menggunakan Whoosh untuk bersilaturahmi keluarga ataupun wisata dan berlibur ke kota Bandung dan sebaliknya,” ujarnya.

Pihaknya juga mencatat jam favorit keberangkatan para penumpang, yakni pukul 07.55 WIB, 08.20 WIB, hingga 12.00 WIB. Dia menyebut okupansi pada jam favorit itu mencapai 80-95%.

“Pada jam dan rute favorit yaitu keberangkatan Halim hari ini Kamis, 11 April 2024, keberangkatan mulai pukul 07.55, 08.20, sampai 12.00 terus dipadati penumpang. Okupansi pada jam favorit tersebut mencapai 80 sampai dengan 95%. Penjualan tanggal 12 April juga sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana pada jam jam favorit sudah menunjukkan angka 85%,” ujar Eva.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement