Ekonomi
BI Solo Catat Realisasi Penyerapan Uang Kartal Capai Rp5,6 T

Layanan penukaran uang mobil kas keliling BI Solo. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bank Indonesia (BI) Solo mencatat realisasi penyerapan uang kartal selama bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini mencapai Rp5,6 triliun. Realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya Rp4,3 triliun.
“Penyerapan tahun ini meningkat 30,23 persen dibanding realisasi tahun lalu. Yang hanya sebesar Rp4,3 triliun,” jelas Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, Jumat (29/4/2022l.
Peningkatan realisasi penyerapan uang kartal itu , mengindikasikan adanya kenaikan aktivitas ekonomi di Kota Solo. Khususnya konsumsi masyarakat pada masa Lebaran tahun ini.
Serapan sebesar Rp5,6 triliun tersebut, dengan rincian sebesar Rp3,8 triliun dikeluarkan oleh BI Solo secara langsung kepada masyarakat. Serta sebesar Rp 1,8 triliun dipenuhi dari sesama bank melalui Transaksi Uang Kartal Antar Bank (TUKAB).
Realisasi serapan uang kartal pada Ramadan tahun ini lebih tinggi dari prediksi. Sebelumnya BI Solo memprediksi peningkatan sebesar 14 persen atau Rp4,9 triliun.
“Kami siapkan uang tunai sebanyak Rp 4,9 triliun. Jumlah ini meningkat ketimbang periode tahun lalu yang hanya Rp 4,3 triliun. Tapi realisasinya lebih tinggi,” jelasnya lagi.
Joko juga mengatakan tahun ini, pemerintah memutuskan melonggarkan mobilitas masyarakat. Dengan memperbolehkan mudik.
“Kondisi ini akan menggerakkan konsumsi masyarakat. Terutama selama Ramadan sampai Lebaran, peningkatan konsumsi ini biasanya juga diikuti dengan peningkatan kebutuhan uang tunai,” pungkasnya. ***










