Ekonomi

Dari Kota Banda Aceh, Menko Muhaimin Dorong Pemerintah Daerah Mereplikasi Inisiatif Pasar 1001 Malam

Published

on

Dari Kota Banda Aceh, Menko Muhaimin Dorong Pemerintah Daerah Mereplikasi Inisiatif Pasar 1001 Malam

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Pasar 1001 Malam di Kota Banda Aceh sebagai upaya bersama untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (Kemenko PM)

FAKTUAL INDONESIA: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mendorong pemerintah daerah untuk mereplikasi inisiatif Pasar 1001 Malam dengan memanfaatkan fasilitas publik sebagai ruang usaha pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.

“Saya berharap pemerintah daerah dan tentu pemerintah pusat juga terus kita dorong untuk menjalankan mandat Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 itu, yaitu mereplikasi inisiatif untuk memberikan ruang usaha bagi UMKM dari fasilitas publik yang dirilis oleh pemerintah, yaitu kita sebut sebagai akses melahirkan Pasar 1001 Malam,” kata Menko Muhaimin melalui video yang ditampilkan di Festival Pasar 1001 Malam, Banda Aceh, Aceh, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga : Buka Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026, Menko Muhaimin Tegaskan Membangun Ruang Tumbuh Bersama Pelaku Usaha Rakyat

Menko  juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung kebangkitan UMKM melalui gerakan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk lokal. Dia berharap Pasar 1001 Malam dapat menjadi langkah awal kebangkitan ekonomi rakyat sekaligus mengirimkan pesan optimisme bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Dari Banda Aceh kita kirimkan pesan optimisme bagi ekonomi rakyat Indonesia. Dari Aceh untuk UMKM maju dan berkelas,” tegasnya.

Menurut Muhaimin, ke depan, Pasar 1001 Malam diharapkan tidak hanya berlangsung pada bulan Ramadan, tetapi juga dapat diselenggarakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi rakyat.

Advertisement

Seperti dilansir laman kemenkopm, Muhaimin menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Pasar 1001 Malam di Kota Banda Aceh sebagai upaya bersama untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha UMKM.

Peluncuran Pasar 1001 Malam di Banda Aceh menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Program ini juga menjadi langkah konkret Kemenko PM dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Pekerja Migran Naik Kelas, Menko Muhaimin: Mulai Juni Siap Memberangkatkan Skilled Workers ke Berbagai Negara

Melalui inisiatif tersebut, pemerintah mendorong pemanfaatan aset-aset idle atau aset yang belum dimanfaatkan secara optimal, baik milik pemerintah, BUMN, maupun swasta, agar dapat difungsikan sebagai ruang usaha bagi pelaku UMKM di lokasi-lokasi strategis.

“Pasar 1001 Malam menjadi solusi biaya sewa yang terjangkau, yang semula mahal sekaligus menjadi bisa diikuti semua para usaha kecil dan menengah kita. Sehingga lokasi-lokasi itu menjadi ekonomi hub yang dapat mendatangkan konsumen lebih banyak lagi,” jelas Muhaimin.

Ia menambahkan bahwa ketika UMKM tumbuh dan berkembang, maka secara otomatis akan membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Advertisement

Dalam rangkaian kegiatan Pasar 1001 Malam, Kemenko PM juga akan menyerahkan pangan olahan siap saji bagi penyintas bencana banjir, melakukan serah terima 103 unit Hunian Sementara (Huntara) hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, serah terima 253 unit Hunian Sementara (Huntara) hasil kolaborasi dengan DT Peduli serta menyalurkan bantuan 1.000 kitab kuning untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.

Muhaimin menyampaikan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh pada November lalu menjadi ujian berat bagi masyarakat dan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi. Banyak warung kecil terpaksa tutup, usaha rumahan berhenti berproduksi, dan pasar rakyat mengalami penurunan aktivitas.

Baca Juga : Groundcheck Nasional Dimulai, Menko Muhaimin: Buktikan Negara Tidak Abai, 11 juta Data PBI JKN Siap Diverifikasi

“Kini lima bulan telah berlalu, proses pemulihan akan terus kita lakukan, dan kita semua pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat proses pemulihan ekonomi pasca bercana, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Negara Buka Akses Seluas-luasnya

Muhaimin menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka akses seluas-luasnya bagi pelaku UMKM melalui program Pasar 1001 Malam yang digelar di Banda Aceh.

Advertisement

Peluncuran Pasar 1001 Malam di Banda Aceh menjadi langkah konkret Kemenko PM dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi UMKM.

Melalui kebijakan ini, pemerintah juga mendorong pemanfaatan berbagai aset idle atau aset yang belum dimanfaatkan secara optimal, baik milik pemerintah, BUMN, maupun swasta, agar dapat difungsikan sebagai ruang usaha bagi pelaku UMKM di lokasi-lokasi strategis.

“Inisiatif Pasar 1001 Malam ini adalah wujud kehadiran dan keberpihakan negara pada nasib para pelaku usaha kecil supaya lebih semakin berdaya memiliki akses pasar yang lebih baik dan semua jenis bisnisnya bisa naik kelas terus menerus,” katanya.

Baca Juga : Jangan Sampai Salah Sasaran! Menko Muhaimin Minta Pemda ‘Gercep’ Update Data Penerima JKN

Selama tiga hari penyelenggaraan Pasar 1001 Malam, mulai dari tanggal 11-13 Maret di Banda Aceh, para pelaku UMKM tercatat berhasil meraih omzet hingga sekitar Rp90 juta. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penyediaan ruang usaha yang mudah diakses mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa Pasar 1001 Malam mampu menjadi solusi nyata untuk terus menghidupkan kembali ekonomi teman-teman, ekonomi masyarakat, para pelaku UMKM kita,” kata Menko Muhaimin.

Advertisement

“Ketika mereka sudah mulai terus tumbuh dan bisa berdaya, maka tentu otomatis lapangan kerja baru akan tercipta,” sambungnya.

Sejalan dengan itu, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk mereplikasi inisiatif Pasar 1001 Malam dengan memanfaatkan fasilitas publik sebagai ruang usaha UMKM sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.

Kota Penyelenggara Pertama Pasar 1001 Malam

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) telah melakukan kick-off program Pasar 1001 Malam, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi rakyat yang membuka ruang lebih luas bagi pelaku UMKM, koperasi, dan masyarakat untuk berkembang melalui kolaborasi lintas pihak, di Banda Aceh pada 11 Maret 2026.

Baca Juga : Rakor Konsolidasi Data PBI JKN, Menko Muhaimin: Yang Dinonaktifkan Katastropik, RS Sakit Harus Menerima dan Menangani

Banda Aceh dipilih sebagai lokasi peluncuran karena dikenal sebagai Kota Kolaborasi, yang merepresentasikan semangat kerja sama antara pemerintah, lembaga sosial, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong berbagai program pemberdayaan.

Advertisement

“Banda Aceh dipilih sebagai lokasi kick-off Pasar 1001 Malam karena Banda Aceh dikenal sebagai Kota Kolaborasi, yang dapat juga bermakna kerja sama antara pemerintah, lembaga sosial, komunitas, dan masyarakat dibutuhkan dalam mendorong berbagai program pemberdayaan,” ucap Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison melalui keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Pelaksanaan Pasar 1001 Malam juga memanfaatkan Lapangan Eks Hotel Aceh, sebuah aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Lokasi bersejarah yang menjadi tonggak awal industri penerbangan Indonesia tersebut kini dihidupkan kembali sebagai ruang aktivitas ekonomi masyarakat.

Aset tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan usaha masyarakat lokal.

Sebagaimana diketahui, program Pasar 1001 Malam juga merupakan bagian dari upaya memanfaatkan berbagai aset idle milik pemerintah, BUMN, maupun BUMD agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. ***

Advertisement
Exit mobile version