Connect with us

Kesehatan

Kenali 5 Gejala Virus Hendra, Benarkah Berasal Dari Nama Manusia?

Diterbitkan

pada

gejala virus hendra

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Belakangan ini dunia di gegerkan dengan hadirnya virus Hendra. Padahal, Indonesia masih harus berjuang melawan hepatits akut. Varian virus tersebut ditemukan oleh peneliti Griffith University Australia baru-baru ini. Lantas, apakah varian ini berbahaya dan apa saja gejala virus Hendra?

Virus hendra merupakan penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini sempat muncul pada tahun 1994 dan 2016. Virus yang dibawa kelelawar ini kerap mendiami Australia, Papua Nugini dan pulau-pulau sekitarnya.

Diketahui virus ini menyebar dari kelelewar ke kuda dan menyebabkan penyakit parah serta dapat menyebar ke orang atau hewan yang kontak dengan kuda yang sudah terinfeksi.

Dalam  jurnal Emerging Infectious Disease, varian baru virus hendra terdeteksi dalam urine kelelawar berkepala hitam dan abu-abu, tersebar di Australia bagian utara-tengah New South Wales hingga Queensland tenggara.

Baca juga: Menyerupai Hepatitis A, Penularan Hepatitis Akut melalui Makanan

“Hasil studi kami dengan meneliti spesies kelelawar tertentu, mengungkapkan bagaimana varian virus ini menular ke kuda dan manusia,” kata pemimpin penelitian dr Alison Peel dari Pusat Kesehatan dan Keamanan Pangan, melansir situs resmi Griffith University, Jumat (20/5/2022).

Advertisement

Kemudian orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan kuda yang terinfeksi bisa tertular virus tersebut.

Gejala virus Hendra

Gejala virus Hendra umumnya dapat berkembang antara 5 hingga 21 hari setelah kontak erat dengan hewan yang terinfeksi, seperti kuda. Melansir NSW Health, berikut gejala virus Hendra:

  • Demam
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Kelelahan

Adapun gejala virus Hendra yang serius, yaitu:

  • Meningitis atau ensefalitis (radang otak) dapat berkembang
  • Kejang-kejang
  • Koma

Asal usul nama virus Hendra

gejala virus hendra

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Sebagai warga Indonesia, mendengar virus Hendra kerap dikaitkan dengan nama orang. Pasalnya, banyak pria di Indonesia memiliki nama tersebut. Perlu diketahui, ternyata virus ini bukan berasal dari nama seseorang.

Baca juga: Polri Terapkan Lockdown Lokal, Cegah Wabah Penyakit Mulut Kuku Hewan Ternak

Mengutip dari laman Better Health, virus Hendra ditemukan setelah wabah penyakit di kandang balap besar pada tahun 1994, di mana seorang pelatih dan 14 kudanya mati.

Wabah tersebut terjadi di Hendra, sebuah wilayah di pinggiran kota Brisbane, Australia. Artinya, nama Hendra berasal dari nama wilayah pertama kali virus itu ditemukan dan digunakan.

Demikian informasi tentang gejala virus Hendra dan asal-usul nama virus yang menular ke kuda dan manusia ini.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement