Kesehatan
Komisi D DPRD Depok Minta Pemkot Buat Terobosan Inovatif untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sidang paripurns DPRD Depok (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diminta agar segera mengembalikan kembali kondisi dan situasi yang normal dalam setiap aspek kehidupan. Untuk mencapai kearah tersebut diperlukan terobosan kegiatan-kegiatan yang inovatif, terutama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, sehingga mampu keluar dari situasi dan persoalan yang selama ini dihadapi.
Hal itu dikatakan Ketua Komisi D Supriatni, S.Ag,.MM dalam sidang paripurna DPRD Depok yang dipimpin Ketua DPRD Depok TM Yusufsyah Putra, Selasa (10/52022),
Untuk itu Komisi D akan mencermati upaya tersebut, terlebih dalam meningkatakan layanan kesehatan. Komisi D akan memfokuskan pada program layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Untuk menciptakan ekosistem JKN yang sehat dan berkelanjutan, tuturnya, Pemerintah telah menerbitkan
Perpres No 64 Tahun 2020, di mana salah satu substansinya adalah keterlibatan dari Pemerintah Daerah dalam hal penganggaran kontribusi iuran bagi penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI JK) yang disesuaikan dengan kemapuan fiskalnya
Untuk tercapainya program tersebut, Pemerintah Kota Depok harus segera melakukan koordinasi dan sinkronisasi data kepesertaan PBI JK dengan BPJS Kesehatan.
Hal tersebut perlu dilakukan, tuturnya, untuk penganggaran kontribusi iuran tersebut agar manajemen keuangan daerah dapat berjalan dengan baik.
Program selanjutnya adalah mengkolaborasi bidang kesehatan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa mendorong melakukan inovasi teknologi dalam layanan kesehatan.
Dalam perbaikan kualitas dan peningkatan kecepatan layanan kesehatan, tutur Supriatni, terobosan-terobosan baru di bidang medis sangat dinantikan untuk segera keluar dari pandemi.
“Terobosan-terobosan ini jugalah yang akan memperkuat optimisme untuk segera keluar dari kontraksi ekonomi,” ujar Supriatni.***














