Nusantara
Banjir Masih Genangi Ribuan Rumah di Grati Pasuruan

Salah satu kawasan yang masih tergenang banjir. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Belasan desa di sejumlah kecamatan Kabupaten Pasuruan kembali diterjang banjir. Musibah ini dipicu oleh hujan deras beberapa hari yang tak tertampung oleh sungai di Kecamatan Grati, Rejoso, dan Winongan.
Hingga Selasa (18/1/2022), banjir yang masih merendam kawasan permukiman membuat kewalahan ribuan keluarga di Kecamatan Grati dan Kecamatan Rejoso. “Mulai kemarin kita ada dapur umum di Rejoso, tepatnya di Desa Patuguran. Kemudian kita pagi-pagi tadi sudah mengirim 1.600 nasi bungkus di daerah Rejoso tapi masih kurang,” ujar Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron.
Banjir paling parah terjadi di wilayah Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Karena air mengalir deras akibat jebolnya beberapa tanggul penahan banjir.
Genangan air banjir di desa itu bahkan mencapai 1,5 meter. Banjir juga sempat merendam jalur pantura yang menyebabkan arus jalan raya Pasuruan-Probolinggo itu macet parah.
Banjir yang tak kunjung surut ini memaksa warga di desa Kedawung Kulon, pilih mengungsi ke tempat kerabatnya. Sebagian yang lain pilih bersiaga di ruas-ruas jalan untuk berjaga-jaga membantu evakuasi warga.
Data BPBD Kabupaten Pasuruan menyebut sebanyak 5.017 KK ikut terdampak banjir tersebut. Mereka tersebar di enam kecamatan diantaranya Kecamatan Gondang Wetan (Desa Sekarputih), Kecamatan Kraton (Desa Tambakrejo), Kecamatan Grati (Desa Kedawung Kulon), Kecamatan Gempol (Desa Gempol).
Termasuk warga di Kecamatan Beji (Desa Kedungringin dan Desa Kedungboto), Kecamatan Rejoso (Desa Kedungbako, Toyaning, Rejoso Kidul, Sedangrejo, Jarangan dan Patuguran). Petugas BPBD, bersama tim gabungan terus berupaya mengevakuasi warga yang rumahnya terendam.***













