Connect with us

Kesehatan

Bisa Turunkan Kadar Glukosa Darah, Kembang Kol Cocok Dikonsumsi Penderita Diabetes

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Tampilan fisik kembang kol kurang menarik. Sayuran ini pun warnanya terkesan pucat. Tapi dalam salah satu hidangan China, bila tanpa kembang kol akan mempengaruhi cita rasanya.

Di dunia herbal, manfaat kembang kol sangat banyak. Selain kaya akan vitamin dan mineral, sayuran ini bisa menyehatkan tubuh.

Kembang kol memiliki kandungan antioksidan, serat, kalium, isothiocyanate (termasuk senyawa sulfur) dan asam folat yang cukup tinggi. Kandungan ini yang dapat membantu mencegah beragam penyakit. Terutama untuk para penyandang diabetes dan oenderota masalah kolesterol.

Hal Ini karena kandungan seratnya yang tinggi, yang membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan bermanfaat untuk mengontrol glukosa darah dengan baik.

Namun selain menjadi makanan ideal untuk menurunkan kadar glukosa darah, kembang kol merupakan makanan yang memiliki khasiat penting bagi kesehatan tubuh. Antara lain, ia memiliki kandungan kalori yang rendah dan cocok untuk diet penurunan berat badan.

Advertisement

Di sisi lain, kembang kol adalah sayuran dengan sifat diuretik dan depuratif, berkat jumlah air dan kalium dalam komposisinya. Selain itu sayuran ini juga memiliki kandungan natrium yang rendah.

Orang dengan diabetes cenderung mengumpulkan banyak kadar glukosa dalam darah, karena hormon insulin yang kurang berfungsi atau bahkan tidak berproduksi baik. Insulin merupakan zat yang bertanggung jawab untuk mengatur kadar glikemia.

Oleh karena itu penderita diabetes harus mengontrol pola makannya untuk menghindari asupan produk yang secara cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Dengan demikian, kembang kol selain menjadi makanan dengan kekuatan antioksidan dan manfaat kesehatan yang besar lainnya, juga cocok untuk menurunkan kadar glukosa darah.

Ketika seseorang memiliki kadar glukosa darah yang terlalu tinggi, itu disebut hiperglikemia, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan hingga kerusakan organ tubuh.

Dalam hal ini, hiperglikemia dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, yang bertanggung jawab untuk mengangkut darah ke organ vital. Oleh karena itu, dapat menyebabkan masalah jantung, penyakit ginjal, stroke atau bahkan gangguan penglihatan.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement