Ekonomi
5 Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal untuk Pemula, Mudah Diterapkan dan Menguntungkan

Ilustrasi cara budidaya ikan nila (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan yang populer dan banyak diminati masyarakat di Indonesia. Semakin meningkatnya permintaan terhadap ikan nila, budidaya ikan nila bisa menjadi prospek bisnis yang dapat menguntungkan.
Untuk memulai bisnis ini, kamu perlu memperhatikan langkah-langkah atau cara budidaya ikan nila yang baik dan benar. Ikan nila memiliki daging tebal dengan rasanya yang enak seperti daging ikan kakap merah. Tak heran jika ikan nila banyak digemari oleh masyarakat.
Sebenarnya memelihara ikan nila tidak terlalu sulit. Namun, bisnis ini tidak bisa diakukan sembarangan. Kamu perlu memerhatikan beberapa poin penting dan mencari tahu sebanyak mungkin mengenai cara budidaya ikan nila agar bisnis ini dapat menguntungkan.
Baca juga: 7 Cara Budidaya Ikan Lele bagi Pemula, Mudah Diterapkan
Berikut beberapa cara budidaya ikan nila yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Persiapan kolam
Cara budidaya ikan nila yang pertama yaitu mempersiapkan kolam. Meski ikan nila dapat dibudidayakan dibeberapa kolam, memilih kolam terpal merupakan kolam yang sering digunakan untuk budidaya ikan nila.
Pasalnya, lokasi kolam ini cocok untuk tumbuh kembang ikan nila serta bisa menentukan kemudahan dan hasil panen. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat kolam terpal, sebagai berikut:
- Pilih lokasi yang memudahkan kamu untuk mengawasi kolam setiap saat.
- Kemiringan tanah sekitar 3-5%, agar proses pengairan lebih mudah dilakukan.
- Air tidak keruh dan tidak terkontaminasi bahan kimia. Lebih baik lagi jika pH air netral antara 6,5 hingga 8,6, dengan suhu 25-30 derajat.
- Tingkat kecerahan kolam 20-30 cm (diukur dengan secchi disc).
- Debit air kolam tenang, sekitar 8-15 liter/detik.
2. Pembuatan media budidaya ikan nila

Ilustrasi kolam (Foto: Istimewa)
Pembuatan media budidaya ikan nila penting untuk diperhatikan sebagai salah satu cara budidaya ikan nila. Jika sudah menentukan dan mengetahui karakteristik kolam terpal, langkah berikut adalah membuat kolam tersebut.
Berikut langkah membuat kolam terpal untuk ikan nila:
- Galilah tanah sekitar 70 cm dan ratakan dasar tanah yang telah digali.
- Gunakan batu bata di dasar galian untuk mempermudah pengecekan tinggi dan pengisian air. Susunlah batu tersebut secara merata.
- Buatlah tanggul agar terpal tetap kuat dan tidak mudah rusak.
- Taburkan sekam di dasar kolam secara merata. Lalu, pasang terpal dan mengisinya dengan air.
- Tidak lupa, kamu perlu membuat sanitasi air untuk dapat mempermudah proses pembersihan kolam terpal.
3. Memilih bibit ikan nila
Cara budidaya ikan nila berikutnya yaitu memilih bibit ikan nila. Agar budidya ikan nila dapat berjalan dengan baik, kamu perlu memilih dan mengetahui ciri-ciri ikan nila yang berkualitas. Berikut ciri-cirinya:
- Ikan memiliki warna belang yang jelas dengan ukuran sekitar 12 cm.
- Ikan memiliki gerakan yang lincah dan fisiknya tidak ada yang cacat.
- Pastikan bibit memiliki warna yang sama dan setiap bibit memiliki berat kurang lebih 30 gram.
4. Penyebaran bibit
Setelah memilih bibit yang berkualitas, cara budidaya ikan nila selanjutnya adalah melakukan penyebaran bibit ikan nila. Meski terlihat mudah, namun proses penyebaran ini tidak dilakukan secara sembarangan.
Agar ikan nila dapat tumbuh dengan baik, ikuti beberapa cara menyebar bibit dengan benar, sebagai berikut:
- Siapkan wadah ember dan masukan air bersih hingga memenuhi setengah wadah.
- Masukan bibit ke dalam wadah dan tunggu kurang lebih selama 10 menit.
- Isi ember dengan air hingga penuh, lalu tunggu selama 5 menit. Proses ini bertujuan agar ikan tidak stres.
- Kemudian, barulah kamu menyebarkan bibit ikan nila secara perlahan ke dalam kolam.
5. Perawatan dan panen

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan sebagai cara budidaya ikan adalah melakukan perawatan dengan benar. Berilah pakan secara teratur sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Tak lupa untuk memperhatikan dan menjaga kebersihan kolam.
Dalam memilih pakan, pastikan memberikan pakan kepada ikan nila dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Selain itu, kamu juga bisa memberi makan ikan nila dengan siput sawah atau sayuran yang sudah terpotong kecil-kecil.
Umumnya, proses budidaya ikan nila akan panen kurang lebih sekitar 6 bulan dan saat ikan akan memiliki berat sekitar 500 gram.***













