Wisata
Ingat! Pemkab Gunungkidul Jaga Ketat Semua Jalur Tikus ke Pantai

Pantai Ngobaran Gunungkidul, salah satu yang diburu wisatawan. (Foto: FAKTUALid/Ki Pujo Pandunung)
FAKTUALid — Tak ingin kecolongan adanya wisatawan dari daerah yang PPKM nya sudah turun ke level 3, seperti beberapa daerah dari Jawa Tengah, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan penjagaan ketat di semua jalur tikus yang mengarah ke kawasan wisata pantai.
Para wisatawan yang yang ketahuan nekat menerobos masuk ke kawasan pantai di Gunungkidul yang memang sangat menawan, akan disuruh putar balik.
“Semua jalur kecil (jalur tikus) yang didiuga digunakan sebagai akses menuju pantai, akan dijaga ketat,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono, Jumat (3/9/2021).
Ia mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran guna memperkekat jalur wisata, khususnya di kawasan pantai. Rencananya, akan ada penambahan personel yang bertugas menjaga di beberapa titik dengan tujuan menghalau para wisatawan yang masuk ke kawasan pantai.
“Akan ada penambahan 28 personel. Empat dari TNI, sembilan dari kepolisian, dishub empat orang, SAR Satlinmas tujuh petugas dan Satpol PP ada empat orang,” kata Hary.
Di sisi lain, pengawasan di bagian TPR sudah berjalan dengan melibatkan personel dari Kelurahan/Desa. Para Pamong Desa yang dilibatkan antara lain dari Kelurahan Kemadang, Ngestirejo, dan Banjarejo.
Untuk personel tambahan, rencana ditempatkan di sejumlah jalur yang diperkirakan menjadi akses menuju pantai. Jalur-jalur tersebut seperti Pakwarak, dan sepanjang jalan dekat Pantai Drini.
“Pengawasan kami optimalkan untuk menghalau wisatawan yang berupaya menerobos masuk pantai. Kami terus melakukan koordinasi dengan unsur OPD lain guna memaksimalkan penyekatan,” katanya.
Sementara iru, Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Matinus Sakti Givriyanto, menyebut terdapat 20 personel yang akan disiagakan membantu penyekatan jalur, serta ada pula dukungan dari personel polsek.
Selain itu, pengawasan juga dilakukan di Simpang Tiga Mulo, Kapanewon Wonosari. Titik ini merupakan lokasi strategis mengingat sebagai jalur utama wisatawan menuju Pantai Baron dan Indrayanti via Kapanewon Tepus. “Jadi penyekatan kita mulai dari sini, untuk menghalau calon wisatawan,” tegasnya.
Sesuai program, penyekatan juga dilakukan di pos yang telah didirikan. Yakni di Dusun Candi, Jatiayu, Karangmojo dan Bedoyo, Kapanewon Ponjong. Dua titik ini menjadi akses bagi wisatawan luar daerah, khususnya dari Jawa Tengah.
“Karena sebagian wilayah di Jawa Tengah PPKMnya sudah level 3. Kita khawatir akan ada pergerakan wisatwan. Oleh sebab itu, kita putuskan disekat mulai wilayah perbatasan,” jelasnya.***













