Hiburan
Penulis Buku Meghan – Harry Ungkap Ada Rasis di Keluarga Kerajaan Inggris

FAKTUALid – Penulis biografi Meghan Markle dan Pangeran Harry, Omid Scobie, kian populer berkat karyanya yang berjudul “Finding Freedom”. Dalam buku tersebut, Omid bersama temannya, Carolyn Durand, mengisahkan perjalanan Pangeran Harry dan Meghan sebagai pasangan bangsawan.
Fakta demi fakta mengenai hubungan Duke and Duchess of Sussex dengan keluarga kerajaan Inggris dituliskan dalam biografi “Finding Freedom”. Omid Scobie belum lama ini pun membeberkan sikap keluarga kerajaan kepadanya.
Cerita Scobie kali ini ada kaitannya dengan klaim Meghan tentang keluarga kerajaan yang rasis. Sebelumnya, Meghan memang menyebut dua anggota kerajaan mengkhawatirkan seberapa gelap kulit sang putra sulung, Archie Harrison, sebelum lahir.
Alhasil, anggota kerajaan ramai dikecam sebagai keluarga yang rasis. Hingga, saat ini, nama dua anggota kerajaan yang diduga rasis tersebut masih menjadi tanda tanya publik.
Kembali kepada cerita Omid, teman Meghan itu mengaku pernah menjadi prasangka atau salah duga oleh salah satu staf kerajaan. Omid yang memiliki ras campuran itu menyebut keluarga kerajaan heran dengan sikap dan cara bicaranya yang baik mengingat ia bukanlah orang Inggris asli.
“Kami tahu mereka telah bersaing dengan isu-isu seputar ras dalam institusi,” terang Omid kepada This Morning “Saya sendiri pernah mengalami beberapa prasangka dari satu atau dua pembantu kerajaan di masa lalu, jadi Anda bisa tahu apa yang Meghan masuki.”
Omid pun seolah memahami apa yang telah disampaikan Meghan soal rasisme kerajaan Inggris. Omid mengaku tak terkejut sejak pertama kali Meghan membeberkan tentang rasisme yang diterima Archie Harrison.
“Jadi itu tidak mengejutkan saya, tapi saya pikir untuk menyebutkan anggota keluarga, itu adalah momen yang bahkan saya sendiri tak bisa melakukannya,” tambah Omid.
Omid mengatakan jika peristiwa yang dialaminya itu dilakukan oleh staf kerajaan yang sangat senior. Kendati begitu, Omid enggan membeberkan identitas anggota kerajaan yang dimaksud.
Omid juga enggan menganggap apa yang diterimanya itu merupakan sikap rasisme. Ia hanya menyebut staf tersebut mengalami kesalahpahaman, mengingat keduanya baru saja bertemu.
“Saya tidak akan mengatakan rasis, tetapi saya hanya mengalami prasangka,” pungkas Omid. “Saya ras campuran, tidak banyak koresponden kerajaan ras campuran di luar sana.”(Syawal)














