Olahraga
Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Belgia, Ambisi Besar Melawan Kematangan

Pasukan tuan rumah Amerika Serikat (AS) akan mendapat perlawanan sengit dari rakasa Eropa, Belgia dalam pertarungan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB
FAKTUAL INDONESIA: Amerika Serikat (AS) menjadi satu-satunya tim dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026 yang masih tersisa setelah Meksiko dan Kanada tersisih. Tak pelak lagi begitu besar ambisi AS untuk bisa menaklukkan Belgia dalam pertarungan babak 16 besar di di Stadion Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Apalagi, AS baru mendapat perhatian luar biasa dari sang Presiden, Donald Trump yang secara khusus menelpon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membebaskan, tepatnya menunda pelaksanaan, hukuman larangan bermain bagi Falorin Balogun. Pemain AS yang terkena kartu merah menaklukkan Bosnia dan Herzegovina 2 – 0 di babak 32 besar.
Meskipun langkah itu mengundang kecaman dari berbagai pihak namun jelas menjadi suntikan semangat bagi pasukan tuan rumah. Suntikan lainnya jelas keuntungan atmosfer stadion. Dukungan militan publik Seattle diprediksi akan menjadi bahan bakar utama bagi Christian Pulisic dan kolega untuk langsung menerapkan permainan dengan intensitas dan transisi cepat. Sepanjang fase grup, AS terbukti sangat produktif dengan menggelontorkan 8 gol.
Namun, pertahanan AS harus ekstra waspada. Meski lini belakang Belgia sempat terekspos saat melawan Senegal, mereka memiliki mentalitas turnamen yang sangat matang. Ditambah lagi, kreativitas lini tengah yang dimotori oleh maestro Kevin De Bruyne siap memanjakan barisan depan kapan saja.
Itu sudah trlihat dalam penampilan kedua tim di babak sebelumnya.
Amerika Serikat ssat bermain di San Francisco, berhasil melaju dengan relatif mulus setelah menumbangkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor meyakinkan 2-0 lewat gol Folarin Balogun dan Malik Tillman.
Sebaliknya Belgia. Langkah The Red Devils dipenuhi drama. Sempat tertinggal 0-2 dari Senegal hingga menit-menit akhir, Belgia melakukan comeback fantastis untuk menyamakan kedudukan, sebelum penalti Youri Tielemans di babak perpanjangan waktu mengunci kemenangan tipis 3-2.
Perang Terbuka
Di hadapan publik sendiri, tim berjuluk The Stars & Stripes akan langsung menggebrak menghadapi Belgia yang merupakan kekuatan raksasa Eropa. Belgia sendiri akan meladeni dengan kematangan permainan. Apalagi Belgia memiliki keuntungan secara rekor pertemuan terbaru. Belgia sempat membungkam AS dengan skor mencolok 5-2 pada laga uji coba internasional di awal tahun 2026.
Karena itu laga ini diprediksi berjalan sangat terbuka dengan jual-beli serangan yang intens. Kecepatan sayap-sayap Amerika Serikat akan sangat merepotkan organisasi pertahanan Belgia yang mulai melambat. Di sisi lain, pengalaman Belgia dalam mengatur tempo permainan di fase gugur menjadi senjata utama mereka.
Banyak pengamat memprediksi laga ini tidak akan selesai dalam waktu normal 90 menit. Motivasi tinggi tuan rumah untuk menyamai prestasi tahun 2002 bisa menjadi pembeda di babak tambahan.
Pemenang dari partai panas ini sudah ditunggu oleh salah satu raksasa dari pertandingan lainnya, antara Spanyol atau Portugal, di babak 8 besar.
Prediksi Skor Akhir: Amerika Serikat 2 – 1 Belgia (Melalui babak perpanjangan waktu).
Prakiraan Susunan Pemain
Amerika Serikat (4-3-3):
Matt Turner; Sergino Dest, Chris Richards, Tim Ream, Antonee Robinson; Tyler Adams, Weston McKennie, Malik Tillman; Timothy Weah, Folarin Balogun, Christian Pulisic.
Pelatih: Gregg Berhalter
Belgia (4-2-3-1):
Koen Casteels; Timothy Castagne, Zeno Debast, Wout Faes, Arthur Theate; Amadou Onana, Youri Tielemans; Jérémy Doku, Kevin De Bruyne, Leandro Trossard; Romelu Lukaku.
Pelatih: Domenico Tedesco***














