Connect with us

Olahraga

31st Abu Dhabi International Chess Festival: Ketinggalan Dua Bidak, IM Nayaka Tahan Remis Pecatur Filipina, Jodi dan Aditya Kalah

Diterbitkan

pada

31st Abu Dhabi International Chess Festival: Ketinggalan Dua Bidak, IM Nayaka Tahan Remis Pecatur Filipina, Jodi dan Aditya Kalah

Pecatur Indonesia IM Nayaka Budhidharna (kanan) tahan remis pecatur Filipina IM Michael Concio Jr di babak ketujuh. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Perjalanan tiga pecatur muda Indonesia di 31st Abu Dhabi International Chess Festival, Hotel St. Regis, Abu Dhani, UEA, mulai semakin berat. Pada babak ketujuh Kamis (21/8/2025) hanya IM Nayaka Budhidharma (2389) yang mendapat setengah angka hasil remis dari pecatur Filipina IM Michael Concio Jr (2421). Itu pun lewat pertarungan panjang di mana Nayaka ketinggalan dua bidak sejak langkah ke-28 pertahanan Hindia Raja.

Namun dengan ketahanan mental yang luar biasa, Nayaka yang memiliki pasangan Gajah terus membuat permainan liar penuh komplikasi. Akhirnya di langkah 37 Concio memutuskan mengorbankan kualitas menukar Bentengnya dengan Gajah Nayaka dengan imbalan satu bidak lagi. Namun pada langkah 43 lewat kombinasi kecil Nayaka merebut kembali satu bidaknya. Unggul kualitas Benteng vs Kuda, ada Gajah belang, Nayaka yang hanya punya dua bidak melawan empat bidak Concio mampu bermain presisi dalam setiap manuver Benteng dan Gajahnya yang mempersulit Concio membuat kemajuan sehingga remis disetujui pada langkah 60.

Baca Juga : 31st Abu Dhabi International Chess Festival: Kejutan, IM Azarya Jodi Setyaki Taklukkan GM Igor Miladinovic

Hasil sebaliknya dialami IM Azarya Jodi Setyaki (2331) yang membuat kesalahan fatal memundurkan Menterinya ke petak b6 (harusnya ke petak e5) pada langkah 8 pertahanan Gambit Menteri variasi Simetris. Akibatnya Menteri tersebut dikejar-kejar sehingga kalah perkembangan buah dan bahkan Rajanya tidak bisa rokade. Lawannya IM Artem Pingin (2456) dari Rusia tidak memberi ampun melancarkan korban kualitas pada langkah 17. Jodi menyerah langkah 21 karena posisinya sudah berantakan.

Lain lagi kejadiannya dengan IM Aditya Bagus Arfan (2391) yang melakukan manuver aneh di langkah 5 dan 6 pertahanan Caro-Kann dengan memindahkan Kuda g8 ke c8 melalui petak e7. Langkah aneh tersebut memang cukup membingungkan lawannya pecatur India IM Akshay Borgaonkar (2452). Sayangnya pada langkah 18 Adit tidak menemukan lanjutan terbaik 18…Bb8. Pecatur berusia 19 tahun yang disponsori oleh PT United Traktors ini menjalankan 18…Ge4.

Sejak itu keadaannya berbalik buah caturnya sulit menempati petak-petak strategis. Adit sampai mengorbankan bidak c6 nya pada langkah 23 agar Bentengnya bisa aktif. Tapi Akshay melancarkan kombinasi kecil yang membuat ia unggul satu bidak lagi pada langkah 27. Sejak itu perjuangan Adit adalah bertahan agar jangan sampai kalah. Tapi semua perjuangannya sia-sia, Akshay main akurat sehingga Adit harus menyerah pada langkah 53.

Advertisement

Baca Juga : 31st Abu Dhabi International Chess Festival: IM Azarya Jodi Menang, IM Nayaka Budhidharna Remis dan IM Aditya Bagus Kalah

Jadi setelah babak tujuh, Jodi dan Nayaka sama membukukan 4 poin. Jodi +3 =2 -2. Nayaka +2 =4 -1. Adit tetap 3,5 poin hasil +3 =1 -3. Babak 8 baru dimainkan Sabtu (23/8/2025). Besok Jumat (22/8/2025) akan dimainkan catur kilat (blitz) di mana yang bakal turun cuma Adit dan Nayaka.

Pairing pecatur Indonesia untuk babak 8 hari Sabtu (23/8/2025) sbb:

Nayaka vs Advaith Vemula Vignesh (2441 India)

Jodi vs IM Shiroghlan Talibov (2410 Azerbaijan)

Adit vs FM Suleyman Suleymanli (2316 Azerbaijan).****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement