Ekonomi
Pasar Baru Bakal Direvitalisasi Besar-Besaran oleh Pramono

Pramono Anung bakal merevitalisasi Pasar Baru jadi ramai kembali. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan merevitalisasi Pasar Baru besar-besaran agar tak sepi pengunjung lagi seperti kawasan Blok M.
Hal itu dikatakan Pramono saat meninjau kondisi Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/6/2025).
“Setelah Blok M berhasil kita benahi dan kini ramai kembali, giliran Pasar Baru yang akan kita revitalisasi,” kata Pramono kepada media.
Setelah melihat langsung kondisi Pasar Baru, Pramono menilai kondisinya masih menunjukkan kesan yang “jadul” dan belum tertata dengan baik, mulai dari hiasan visual hingga infrastruktur pendukung.
“Tempat ini akan kita jadikan simbol baru bagi masyarakat Jakarta,” katanya.
Baca Juga : Menparekraf Sandiaga Uno Tegaskan DXI 2024 Membuka Pasar Baru untuk Memperkuat Industri Pariwisata Indonesia
Pramono pun menyoroti pentingnya penataan secara menyeluruh, termasuk aspek transportasi, parkir, hingga kebersihan sungai yang mengalir di kawasan tersebut.
“Saya sudah berdiskusi dengan Kepala Dinas Perhubungan, Dirut Transjakarta, wali kota dan pengelola Pasar Baru. Tidak boleh setengah-setengah,” katanya.
Minggu depan akan diadakan rapat khusus membahas langkah pembenahan Pasar Baru.
Salah satu konsep utama revitalisasi adalah menjadikan Pasar Baru sebagai pusat “oleh-oleh” khas Jakarta sekaligus destinasi wisata belanja.
Lokasinya yang strategis dengan Gedung Kesenian Jakarta, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral dan Istana, menjadikan kawasan ini ideal untuk dihidupkan kembali.
Untuk mendukung kemudahan akses, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka trayek baru Transjakarta, termasuk rute dari Blok M dan Tebet menuju Pasar Baru serta rute strategis lainnya di dalam kota.
Baca Juga : Dari Singapura Airlangga Sampaikan Ketuaan Indonesia Hasilkan Pasar Baru ASEAN ke Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru
Terkait anggaran, Pramono menyebutkan bahwa revitalisasi ini tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
Pemerintah akan mengupayakan kolaborasi dengan berbagai pihak dan memanfaatkan fasilitas yang sudah dimiliki, termasuk gedung parkir milik pemprov yang selama ini belum dimaksimalkan.
Selain infrastruktur dan transportasi, penataan kabel semrawut di kawasan tersebut juga menjadi perhatian.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penertiban kabel secara bertahap dan kawasan Pasar Baru akan masuk dalam daftar penataan berikutnya.
Pramono juga menegaskan, proses revitalisasi Pasar Baru akan dilakukan secepatnya. Kawasan tertentu akan dijadikan area khusus pejalan kaki yang nyaman guna menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan nyaman bagi pengunjung.***













