Connect with us

News

Menag Nasaruddin Minta Sambut Jemaah Haji dengan Senyum jadikan Pemberangkatan Perdana Gelombang I Momentum Spesial

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin rapat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M di Kantor Kementerian Agama, Jakarta

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin rapat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M di Kantor Kementerian Agama, Jakarta

FAKTUAL INDONESIA: Saat memimpin rapat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta semua petugas menyambut jemaah dengan senyum.

Menag Nasaruddin meminta agar pemberangkatan perdana jemaah gelombang I dijadikan momentum spesial.

Untuk itu Nasaruddin menegaskan, seluruh jajaran Kementerian Agama menyiapkan layanan prima bagi jemaah haji, mulai dari asrama embarkasi hingga tiba di Tanah Suci.

Rapat tersebut dihadiri Dirjen PHU Hilman Latief, pejabat eselon II, serta diikuti secara daring oleh kakanwil, kabid haji, dan kepala UPT Asrama Haji se-Indonesia.

Berdasarkan Rencana, Perjalanan Haji (RPH) 1446 H/2025 M, jemaah haji Indonesia gelombang I akan mulai diberangkatkan ke Madinah pada 2 Mei hingga 16 Mei 2025. Gelombang II akan berangkat ke Jeddah pada 17–31 Mei 2025.

Advertisement

Tahun ini Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 orang, terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 pembimbing KBIHU, dan 17.680 jemaah haji khusus.

“Berikan layanan terbaik sejak dari embarkasi. Saya minta semua petugas menyambut jemaah dengan senyum, berikan energi positif di awal keberangkatan,” ujar Nasaruddin, Jumat (25/4/2025).

Seperti dilansir laman kemenag.go.id, Nasaruddin mengemukakan, pelayanan maksimal harus diberikan secara merata, tanpa membedakan asal provinsi jemaah. “Jangan ada diskriminasi pelayanan. Semua jemaah adalah tamu Allah yang harus dihormati dan dilayani dengan optimal,” tegasnya.

Dia juga meminta agar pemberangkatan perdana jemaah gelombang I dijadikan momentum spesial. Ia mendorong pelibatan kepala daerah, DPRD, dan instansi terkait dalam pelepasan jemaah.

“Ciptakan suasana khidmat dan meriah. Siapkan antisipasi jika hujan, termasuk tenda untuk para tamu undangan. Kesan awal ini penting,” katanya.

Advertisement

Harus Fokus

Dalam rapat secara hybrid itu Menag Nasaruddin menekankan agar seluruh petugas haji berfokus untuk melayani jemaah.

“Saya ingin mengingatkan dan menegaskan kembali, agar kita semua, dan seluruh petugas haji agar berfokus melayani jemaah,” tegas Nasaruddin.

Seluruh petugas haji, lanjutnya, harus memiliki perspektif untuk mendahulukan kepentingan jemaah. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan perjalanan haji yang aman, nyaman, serta mencapai kemabruran bagi para jemaah.

“Petugas Haji jangan egois, ketika sampai tanah suci sibuk dengan ibadah (personal) saja. Misalnya, berhasil baca Qur’an lima juz dalam sehari. Petugas dikirim ke sana bukan untuk itu, tapi untuk melayani jemaah,” katanya.

Advertisement

“Jangan sampai saya mendengar kalau petugasnya sibuk mencari pahala dengan ibadah sendiri tapi menelantarkan jemaah. Itu bukannya pahala di dapat, tapi malah dosa,” sambungnya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement