Kuliner

Pecel Pincuk Madiun Jadi Kuliner Buruan Di Masa Liburan

Published

on

FaktualID – Lebaran jadi momen obati kuliner khas kota asal. Demikian pula Pecel Pincuk Madiun banyak diburu warga kota brem yang mudik di Idul Fitri 1442 H.

” Rindu terobati dengan menyantab pecel pincuk,” kata Ny. Irfan Tri Kusuma atau akrab disapa Bu Iik, yang sengaja datang dari Surabaya ke Madiun hanya untuk menikmati lesatnya pecel pincuk khas Madiun. “Beda lezat nikmatnya pecek pincuk Madiun. Pedas dan segar sayurannya itu benar-benar menggoyang lidah. Dan pastinya harga satu pimcuknya relatif tak bikin kantong kemes,” lanut Bu Iik sembari senyum.

Dituturkan Bu Iik, di kota tempatnya kini dirinya tinggal dan meniti karier di Surabaya memang cukup banyak makanan pecel dijajakan. Tapi tidak selezat dan senikmat pecel pincuk asli Madiun.

“Beda kelezatan n nikmatnya. Pecel pincuk Madiun di kota asalnya pokoknya nggak ada duanya,” ucap Ny. Irfan. ” Kenikmatan dan kelezatan pecel Madiun tak bisa didapatkan di daerah lain,” tutur Bu Iik.

Advertisement

Bu Iik datang ke Madiun untuk obati makan pecel pincuk Madiun. (F4)

Menurut Bu Iik, selain kelezatan dan nikmatnya yang tiada duanya pecel pincuk Madiun juga relatif tak membuat tongpes (kantong kempes). Betapa tidak, hanya cukup merogoh kocek Rp 6.000 sudah dapat mengobati kangen lidah akan pecel pincuk Madiun.

Tak heran, pedagang pecel pincuk Madiun jadi buruan warga asli Madiun yang datang pada liburan, termasuk pada liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H. (F4)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version