Connect with us

Politik

Kebijakan Pemerintah Bebaskan PCR dan Antigen Bagi Penerima Vaksin Lengkap Diapresiasi Dewan

Avatar

Diterbitkan

pada

Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho. (Ist).

Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Kebijakan pemerintah menghapus syarat tes PCR maupun antigen diapresiasi anggota dewan.

Dengan demikian pelaku perjalanan dalam negeri dengan moda transportasi udara, laut, darat, khususnya bagi yang telah vaksinasi dosis kedua atau dosis ketiga (booster) sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 menjadi lebih mudah.

Dihapusnya syarat tersebut akan mendorong kesadaran masyarakat pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Kebijakan ini tentu sebuah kabar baik karena bagaimanapun selama ini terlepas dari bagian protokol kesehatan, sistem pelaksanaan PCR atau antigen ini menyengsarakan masyarakat. Kebijakan ini juga akan mendorong masyarakat semakin patuh, makin berinisiatif menyukseskan vaksinasi yang masih rendah persentasenya sampai hari ini,” ujar Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho dalam keterangan resminya, Selasa (8/3/2022).

Namun demikian, meski mendukung kebijakan penghapusan syarat tes PCR dan antigen, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu tetap mengingatkan terhadap seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi dan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya, tandas Irwan, seperti penggunaan masker, sering mencuci tangan dan standar protokol kesehatan lainnya.

Advertisement

“Saya mendukung, selama berdasarkan kajian penurunan kasus Covid-19 di Tanah Air,” tandas Irwan.

Sebagaimana diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 menerbitkan aturan terbaru tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut maupun udara yang sudah melakukan vaksinasi kedua dan lengkap tidak perlu lagi menunjukkan tes antigen dan PCR. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca