Politik
Hasto: Ide, Pemikiran dan Gagasan Bung Karno Relevan Sepanjang Zaman

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Ist).
FAKTUALid – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, ide, pemikiran dan gagasan Proklamator RI Soekarno relevan sepanjang zaman. Oleh karena itu Ia ingin mewarisi api semangat dari Bung Karno dan putrinya Megawati Soekarnoputri.
“Itu juga menjadi motivasi saya mengangkatnya dalam disertasi saya nanti,” kata Hasto dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (7/7/2021) bertepatan dengan Hari Ulang Tahunnya yang ke-55.
Katanya, secara pribadi dirinya tidak punya tradisi merayakan ultah. Terlebih saat ini di tengah pandemi. Selain itu, dari aspek Primbon sebagai salah satu bukti peradaban khasanah kosmologi Jawa, sebaiknya hidup itu penuh dengan ‘eling lan waspada’. Hidup itu juga penuh dengan tradisi spiritual yang harus mencerahkan bagi sesame.
Dia mengaku pada Selasa (6/7/2021) malam sebelum tidur, dirinya berkontemplasi (merenung) dan berdoa.
“Pagi ini seusai bangun kembali berdoa. Mengucap syukur kepada Sang Maha Pencipta, kini saya berusia 55 tahun. Tak dirayakan secara khusus. Bukan tak ingin disapa secara langsung, tapi mengikuti imbauan Pemerintah, tegur sapa dan doanya dari jarak jauh,” ujarnya.
Situasi pandemi COVID-19, menurut Hasto, sangat mempengaruhi pergerakan dan kegiatannya selama hampir lebih satu setengah tahun. Apalagi, kini Pemerintah memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
“Sebenarnya ‘gatal’ ingin mengunjungi kantor partai di daerah. Berdialog secara langsung dengan anak ranting, ranting dan PAC serta tiga pilar PDI Perjuangan. Tapi kini aktivitas itu tak bisa dilakukan,” lanjutnya.
Selain mengorganisir kegiatan partai atau rapat DPP secara online atau daring, Hasto kini mengaku mulai sibuk menyiapkan disertasi.
Ia sedang mengambil kuliah S-3 di Universitas Pertahanan tentang geopolitik Soekarno.
“Kegiatan rutin menghadap Ibu Ketua Umum, biasanya pagi. Kadang juga dilanjutkan sore hari. Berdiskusi dan melaporkan situasi dan perkembangan dari daerah,” ucap Hasto.
Hobinya bersepeda pun kini harus direm karena melonjaknya kasus COVID-19. Padahal belakangan ini Hasto sanggup mengayuh sepedanya lebih 70 km. Bahkan bulan lalu, di sela-sela kegiatan partai di Yogyakarta, Hasto menempuh 102 km.
“Hari-hari ini kembali olahraga dengan sepeda statis saja sambil mendengarkan musik yang bernada riang. Semoga imun tubuh selalu terjaga,” ujar pria kelahiran Yogyakarta ini menyampaikan harapannya.
Ia berharap pandemi COVID-19 ini segera berakhir. Semua anak bangsa hendaknya bergotong royong saling memberikan energi positif demi bisa melewati pandemi COVID-19.
“Mari dukung langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah,” ujar Hasto seperti dilansir antaranews.com. ***