Politik

Bamsoet Persilakan Pemerintah Manfaatkan Halaman Kompleks MPR/DPR/DPD RI Jadi RS Darurat

Published

on

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Ist).

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Ist).

FAKTUALid – Di tengah kesulitan pemerintan mencari tempat-tempat penampungan pasien Covid-19, Ketua MPR mempersilakan halaman kompleks MPR/DPR RI dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat. Bagaimana pelaksanaannya pemerintah cukup berkoordinasi dengan kesekjenan MPR, DPR/DPD RI.

Imbauan ini disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu. Menurutnya, tenda dan kasur lipat yang biasa digunakan personel kepolisian saat tugas pengamanan di Kompleks Majelis bisa digunakan sebagai bangsal darurat.

“Kesekjenan MPR/DPR/DPD RI dapat saling berkoordinasi, termasuk juga dengan Kementerian Kesehatan, Polda Metro Jaya, Direktorat Pam Obvit, bersama perangkat lainnya seperti organisasi kemasyarakatan Gerakan Muda Forum Komunikasi Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) atau Pemuda Pancasila,” kata Bambang Soesatyo atau yang lebih akrab disapa Bamsoet ini.

Mantan Pemimpin Redaksi Harian Umum Suara Karya ini menyatakan persetujuan tersebut, dalam Rapat Koordinasi Virtual FKPPI yang dipimpin Ketua Umum FKPPI Ponco Sutowo, di Jakarta, Sabtu (10/7/2021).

Dalam kondisi daerrat, kata Bamsoet, halaman Kompleks Majelis bisa difungsikan sebagai rumah sakit darurat COVID-19. Langkah itu perlu diambil agar dapat mengurangi beban rumah sakit yang sudah kelebihan kapasitas, sehingga bisa membantu para saudara sebangsa yang terkena musibah COVID-19.

Advertisement

Lebih jauh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat ini menekankan bahwa ketaatan warga masyarakat dalam mematuhi peraturan PPKM Darurat, disiplin menjalankan protokol kesehatan, serta menerima vaksinasi COVID-19, merupakan bagian dari sikap bela negara.

“Tidak hanya melindungi diri sendiri, keluarga serta anggota masyarakat dari serangan COVID-19, tetapi juga turut melindungi kehancuran negara,” ujarnya.

Dikatakan, khusus untuk membantu Pemerintah mempercepat program vaksinasi COVID-19, FKPPI akan membentuk Gugus Tugas Vaksinasi COVID-19.

Hal itu, menurut dia, karena FKPPI bersama organisasi kemasyarakatan lain pernah sukses menjalankan vaksinasi COVID-19 untuk 3.000 lansia dan pekerja sektor pariwisata yang dilakukan di Hotel Sultan pada April 2021.

“Melalui gugus tugas, kesuksesan tersebut akan disebarkan hingga ke FKPPI di berbagai daerah. Dengan bergotong royong, Pemerintah bertindak sebagai penyedia vaksin, Gugus Tugas FKPPI akan bekerjasama dengan berbagai stakeholders untuk menyiapkan tenaga kesehatan sekaligus sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti jarum suntik dan tempat pelaksanaan vaksinasi,” katanya seperti dilansir antaranews.com.

Advertisement

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version