Politik
Anies Baswedan Tak Akan Datang ke Debat Perdana Pilgub Jakarta, Mengapa?

Anies Baswedan dan istri tidak akan nonton debat Pilgub Jakarta.(Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan tidak akan datang ke debat perdana Pilgub DKI Jakarta yang akan berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu malam (6/10/2024) ini. Mengapa?
Ternyata Anies bersama sang istri, Fery Farhati, sudah punya rencana lain. Anies disebut bakal menyaksikan konser penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, John Legend, di Sentul, Jawa Barat yang waktunya bersamaan dengan acara debat Pilgub Jakarta.
Dilihat dari akun X pribadinya, Minggu (6/10/2024), Anies mengunggah video konten saat memilih lagu ‘All of Me’ dari John Legend. Ia mengatakan tengah mempersiapkan diri untuk konser nanti malam dengan sang istri.
Baca Juga : Ahok Mengaku Tak Kecewa Tak Dipilih Megawati Maju di Pilgub Jakarta, Ini Alasannya
“Persiapan dulu sebelum concert date malam nanti. Harap maklum, pengacara…,” tulis Anies dalam laman X-nya.
Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara Anies Baswedan, Usamah Abdul Aziz, membenarkan jika Anies tak bisa menghadiri debat perdana. Adapun jadwal konser dengan penyelenggaraan debat berlangsung secara bersamaan.
“Iya betul, Bapak mau nonton konser,” kata Usamah kepada wartawan.
Ia juga menyertakan agenda konser John Legend yang bakal terselenggara di Sentul International Convention Center. Acara ini akan dimulai pukul 18.35 WIB, dimeriahkan oleh Siti Nurhalizah dan Yura Yunita.
Diketahui, debat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur perdana untuk Pilkada Jakarta digelar malam ini. Debat perdana cagub dan cawagub Jakarta digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pukul 19.00 WIB.
Baca Juga : RK-Suswono Masih Pimpin Elektabilitas di Pilgub Jakarta
Ketiga paslon Pilkada Jakarta 2024 yakni nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono, nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana dan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno akan ikut serta dalam debat. Tema debat sendiri, yakni ‘Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global’.***