Lapsus

Destinasi Pariwisata Dunia, Bali Berhasil Mencapai 102 Persen Vaksinasi Tahap Pertama

Published

on

Gubernur Bali, Wayan Koster menerima suntikan pertama vaksin Covid-19 di Provinsi Bali, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), Kota Denpasar. (Foto: baliprov.go.id)

FAKTUALid – Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat capaian vaksinasi COVID-19 di daerah setempat untuk tahap pertama, hingga Minggu (1/8/2021) ini sudah mencapai 102,43 persen dari target sasaran sebanyak 2.996.060 orang.

“Hingga 1 Agustus ini, vaksinasi COVID-19 tahap pertama sudah menyasar sebanyak 3.068.906 orang atau 102,43 persen dari target penduduk Bali yang akan divaksinasi,” kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali I Made Rentin di Denpasar, Minggu (1/8/2021).

Dari sembilan kabupaten/kota di Bali, capaian vaksinasi COVID-19 tahap pertama yang tertinggi yakni di Kota Denpasar sebanyak 650.197 orang (142,55 persen), disusul Kabupaten Badung sebanyak 464.287 orang (130,71 persen) dan Kabupaten Tabanan sebanyak 334.129 orang (103,89 persen).

Sementara itu, capaian vaksinasi COVID-19 untuk enam kabupaten lainnya yakni Kabupaten Klungkung (96,32 persen), Kabupaten Gianyar (94,41 persen), Kabupaten Jembrana (87,75 persen), Kabupaten Karangasem (86,82 persen), Kabupaten Bangli (83,42 persen), dan Kabupaten Buleleng (80,90 persen).

“Sedangkan untuk vaksinasi tahap kedua, hingga hari ini sudah tercapai sebanyak 29,20 persen atau sebanyak 874.847 orang,” ucap Rentin yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali itu.

Advertisement

Untuk menggenjot capaian vaksinasi COVID-19 di Provinsi Bali, masyarakat tidak hanya bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit, juga pelaksanaan vaksinasi berbasis banjar (dusun adat).

Selain itu, vaksinasi COVID-19 juga telah diberikan kepada pelajar atau anak-anak usia 12-17 tahun, yang pelaksanaan vaksinasinya berbasis sekolah.

Di samping itu juga disiapkan sejumlah tempat untuk pelaksanaan vaksinasi massal seperti di Wantilan DPRD Bali dan Gedung Narigraha, Denpasar. Selain itu, kalangan perbankan dan pariwisata, dan dunia usaha lainnya juga memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi.

Sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan pencapaian vaksinasi COVID-19 di daerah setempat merupakan persentase tertinggi di Indonesia.

Menurut Koster, hal itu berkat dukungan kuat pemerintah pusat yang sudah mengalokasikan vaksin sebanyak 4,6 juta dosis (76,7 persen) dari 6 juta dosis vaksin yang diperlukan untuk dua kali suntik.

Advertisement

Mulai akhir bulan Juli 2021 dilakukan percepatan vaksinasi suntik tahap kedua dengan target pada akhir bulan September 2021 sudah tuntas semuanya untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) 70 persen.

Untuk itu akan dilakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif kepada pemerintah pusat agar Bali memperoleh tambahan jumlah vaksin sebanyak 1,4 juta dosis.

Destinasi Pariwisata Dunia

Gubernur Bali, Wayan Koster menerima suntikan pertama vaksin Covid-19 di Provinsi Bali, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), Sanur Kauh, Kota Denpasar.

Penyuntikan vaksin di bagian lengan kiri orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali ini, dilakukan oleh dr. Putu Gede Surya Wibawa, M.Biomed, Sp.PD yang merupakan salah satu dokter penyakit dalam di RSBM.

Advertisement

Penyuntikan perdana terhadap Gubernur Koster dengan Vaksin Covid-19 yang dikirim oleh Biofarma Bandung itu menandai program vaksinasi di Provinsi Bali resmi diberlakukan, setelah sebelumnya pada, Rabu (13/1) Presiden RI Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal China, Sinovac tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

“Bapak Presiden RI, Joko Widodo sudah memberikan contoh langsung dan teladan kepada masyarakat Indonesia, termasuk kita di Provinsi Bali, sehingga saya yakin vaksin ini sudah bisa diterapkan bersama dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19. Untuk itu, saya menyambut baik kegiatan vaksin ini yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dan saya juga mengucapkan terimakasih ke Pemerintah Pusat yang sudah memberikan perhatian serius untuk Pulau Bali dalam rangka memberikan vaksin Covid-19,” kata Gubernur Bali saat memberikan sambutan pembuka dilaksanakannya secara resmi Vaksin Covid-19 di Provinsi Bali, seraya mengikuti tahapan vaksinisasi dengan kegiatan registrasi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin Covid-19, dan terakhir memasuki ruang observasi selama 30 menit.

Usai memasuki ruang observasi selama 30 menit bersama 15 pejabat lainnya, Gubernur Bali Jebolan ITB ini berdoa agar kegiatan vaksin ini berjalan lancar, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menegaskan Bali menjadi prioritas dalam penanganan Covid-19, karena Bali menjadi destinasi pariwisata dunia. Untuk itu, Pemerintah Pusat sudah menyiapkan porsi yang cukup banyak vaksinnya untuk Bali dengan harapan besar Pandemi Covid-19 ini berakhir, dan kita bisa kembali melakukan upaya-upaya percepatan peningkatan ekonomi di Provinsi Bali.

“Kita lihat semua pariwisata Bali dan ekonomi Bali sangat terpukul akibat pandemi ini, sehingga kita berdoa agar pandemi ini berakhir, kegiatan vaksin berjalan lancar, masyarakat kita sehat, dan kita semua bisa kembali melakukan upaya-upaya percepatan peningkatan ekonomi di Provinsi Bali,” ujar Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya melaporkan bahwa tujuan dari vaksinasi Covid-19 ini untuk membentuk kekebalan kelompok, menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan, dan menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial, serta ekonomi. (dari berbagai sumber) ***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version