Olahraga
Diikuti 8 Negara, Turnamen Catur Japfa FIDE Rated 2026 Resmi Dibuka untuk Dongkrak Rating Pecatur Indonesia

Acara pembukaan Japfa FIDE Rated 2026. (Foto: Bambang)
FAKTUAL-INDONESIA: Turnamen catur bergengsi Japfa FIDE Rated 2026 resmi bergulir. Memasuki edisi ketiganya, kejuaraan yang digagas atas kolaborasi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk dan PB Percasi ini menjadi panggung strategis bagi ratusan pecatur untuk mendongkrak Elo Rating mereka agar mampu menembus peta persaingan elit dunia.
Baca Juga : Dekatkan dan Populerkan Olahraga Catur, JAPFA Gelar Fun Games Challenge 2025 Sapa Warga di ECO Park Tebet
Acara pembukaan ini diresmikan oleh Ibu Setiana Djafar yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI. Dalam sambutannya, Kemenpora memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PB Percasi dan PT Japfa yang konsisten menghadirkan kejuaraan catur berkualitas.
“Japfa FIDE Rated merupakan ajang strategis untuk menaikkan Elo Rating pecatur Indonesia agar mereka dapat masuk ke peta elit catur dunia,” ujar Setiana Djafar menyampaikan pesan Menpora RI.
Kualitas Tetap Utama, Peserta Melonjak Tajam
Ketua Panitia Japfa FIDE Rated 2026, Hendry Hendratmo, menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum PB Percasi yang juga menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang berhalangan hadir dan diwakili oleh Wakil Ketua Umum PB Percasi, Pandapotan Sinaga.
Dalam laporannya, Hendry menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan edisi pertama yang digelar pada tahun 2024 lalu.
“Japfa FIDE Rated selalu mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas. Namun demikian, pada edisi ketiga ini jumlah peserta justru meningkat secara signifikan,” kata Hendry.
Baca Juga : JAPFA Chess Festival 2025: Pecatur Muda FM Fabian Glen Mariano dan WIM Ivana Lasama Petik Juara
Japfa FIDE Rated 2026 diikuti Total Peserta 350 pecatur. Ada pun 8 negara peserta terdiri: Indonesia, Australia, Jerman, Italia, Jepang, Uzbekistan, Singapura, dan Malaysia. Total Hadiah: Rp 180 Juta.
Sistem Pertandingan: Berlangsung selama 9 babak dan akan berakhir pada hari Selasa mendatang.
Turnamen tahun ini mempertandingkan dua kategori utama, yaitu: Kategori Challenger: Untuk pecatur yang memiliki Elo Rating di bawah 2.000.Kategori Open: Untuk pecatur yang memiliki Elo Rating 2.000 ke atas.
Menurut Hendry, kejuaraan ini menjadi kesempatan emas yang sangat langka bagi para pecatur lokal untuk mengukur sekaligus menguji FIDE Rating mereka di level internasional.
Komitmen JAPFA Jembatani Pecatur Indonesia ke Panggung Dunia
Direktur Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Rahmat Indrajaya, menegaskan bahwa kepemilikan Elo Rating sangat krusial bagi seorang pecatur profesional. Hal inilah yang mendasari komitmen JAPFA untuk terus hadir menjadi jembatan bagi pecatur tanah air.
Baca Juga : JAPFA Chess Festival 2025: Pecatur Muda FM Fabian Glen Mariano dan WIM Ivana Lasama Petik Juara
“Ini menjadi alasan PT Japfa Tbk hadir, ingin menjembatani pecatur Indonesia menambah Elo Rating yang mereka miliki agar dapat muncul ke panggung elit catur dunia. Hal tersebut sangat sejalan dengan jargon JAPFA sebagai perusahaan World Class,” tegas Rahmat.
Ia menambahkan, PT Japfa Tbk memiliki komitmen besar untuk membangun generasi muda Indonesia yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing global.
“Kami berharap hadirnya Japfa FIDE Rated ini akan melahirkan banyak pecatur Indonesia hebat dan tangguh untuk mempersembahkan prestasi membanggakan bagi Ibu Pertiwi,” lanjutnya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum PB Percasi, Pandapotan Sinaga, mengungkapkan bahwa momen ini merupakan perjumpaan resmi pertama antara pengurus baru PB Percasi dengan pihak PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
“Apresiasi tertinggi kami kepada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang telah sangat lama berkolaborasi dengan Percasi dalam membina dan memajukan catur Indonesia. Dari Japfa FIDE Rated ini, kita bersama-sama berharap akan lahir pecatur Indonesia yang dapat melangkah mantap ke panggung catur dunia,” tutur Pandapotan optimis.****